IKLAN

Indonesia Masuk Daftar 10 Negara Paling Banyak Sita Narkoba Jenis Sabu-sabu

10 Negara yang Paling Banyak Sita Narkoba Jenis Sabu/ATS (2019)

Sumber : United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) , 2021

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Dimas Jarot Bayu

11/7/2021, 16.00 WIB

Laporan Kantor PBB Urusan Obat-obatan dan Kejahatan (UNODC) menunjukkan, Indonesia menduduki peringkat kedelapan sebagai negara yang terbanyak melakukan penyitaan narkoba jenis sabu-sabu atau amphetamine type stimulants (ATS). Jumlah sabu-sabu yang disita Indonesia mencapai 18,53 ribu kilogram (kg) sepanjang 2019.

Jumlah tersebut meningkat 52,64% dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat, Indonesia melakukan penyitaan sabu-sabu sebanyak 8,77 ribu kg pada 2018.

Adapun, Amerika Serikat menjadi negara yang paling banyak melakukan penyitaan sebu-sabu pada 2019, yakni Amerika 124,73 ribu kg. Thailand dan Meksiko berada di posisi selanjutnya dengan sabu-sabu yang disita masing-masing sebanyak 53,25 ribu kg dan 32,02 ribu kg.

Kemudian, jumalh sabu-sabu yang disita Burkina Faso mencapai 30,01 ribu kg. Tiongkok, Arab Saudi, dan Myanmar menyita sabu-sabu masing-masing sebanyak 25,37 ribu kg, 25,19 ribu kg, dan 19,89 ribu kg.

(Baca: Kasus Narkoba Mencuat, Belasan Ribu Laporan Kasus Narkoba BNN Sepanjang 2011-2018)

Kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu mencuat baru-baru ini. Hal tersebut usai Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani dinyatakan positif menggunakan obat terlarang itu. Kepolisian pun telah menetapkan keduanya sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba pada saat ini.

IKLAN

data terkait