Generasi Z Paling Mengkhawatirkan Keamanan Data Pribadi di Internet

Persepsi Publik soal Keamanan Data Pribadi di Internet

Sumber : Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), 15 Desember 2020

Disalin..

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi

29/12/2020, 16.57 WIB

Hasil survei Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) menunjukkan, kelompok umur 17-25 tahun atau generasi Z paling khawatir terhadap keamanan data pribadi mereka di dunia maya. Ada 78,4% responden dari generasi Z yang menyatakan data pribadi mereka tidak aman di internet.

Dari kelompok umur 26-40 tahun atau generasi milenial, responden yang menyatakan data pribadi mereka tidak aman di internet sebanyak 72,7%. Sedangkan, ada 27,3% responden dari kelompok umur tersebut yang menyatakan data pribadi mereka aman di internet.

Jumlah responden yang khawatir dengan keamanan data pribadi di internet semakin berkurang di kelompok umur 41-55 tahun atau generasi X. Hanya 67,4% responden dari generasi tersebut yang merasa data pribadi mereka tidak aman di internet. Sebanyak 32,6% responden sisanya merasa data pribadi mereka aman di internet.

(Baca: Komnas HAM: Mayoritas Masyarakat Nilai Kebebasan Berekspresi Masih Wajar)

Hampir mirip dengan generasi X, hanya 67,6% responden di kelompok usia 56-59 tahun atau generasi baby boomers yang merasa data pribadi mereka tidak aman di internet. Sebanyak 32,4% responden sisanya merasa data pribadi mereka aman di internet.

Komnas HAM melakukan survei terhadap 1.200 responden sejak pekan keempat Juli - pekan kedua Agustus 2020. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan tingkat toleransi kesalahan sebesar 2,8%.

data terkait