Frekuensi Belanja Mayoritas Masyarakat Kelas Menengah Tak Berubah saat Pandemi

Intensitas Belanja Kebutuhan Keluarga Kala Pandemi (Berdasar Kategori Daya Listrik Rumah)

Sumber : Litbang Kompas, 22 Oktober 2020

Disalin..

Penulis: Yosepha Pusparisa

Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi

23/10/2020, 15.30 WIB

Pandemi Covid-19 telah memukul seluruh lapisan masyarakat dari beragam status sosial ekonomi. Akibatnya keluarga dengan status sosial ekonomi bawah cenderung mengurangi frekuensi belanja kebutuhan sehari-harinya. Kondisi tersebut menunjukkan kelompok kelas bawah yang paling merasakan krisis ekonomi.

Frekuensi pemenuhan terhadap belanja kebutuhan keluarga berbanding lurus dengan status sosial ekonomi responden. Secara keseluruhan, 53,8% responden semakin jarang berbelanja kebutuhan keluarga. Situasi itu didorong 57,7% responden kelompok sosial ekonomi bawah yang juga bertahan dengan mengurangi belanja sehari-hari.

(Baca: Ragam Alternatif Sumber Dana Kala Krisis Finansial)

Sementara itu, kelompok kelas menengah cenderung masih bisa bertahan. Sebab 48,3% responden mendominasi dengan frekuensi belanja kebutuhan keluarga yang tak berubah. Berkebalikan dengan kelompok kelas bawah, kelompok kelas atas cenderung semakin sering berbelanja untuk kebutuhan keluarga. Kondisi tersebut diakui 45% responden.

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.