Tak Semua Warga Bisa Bekerja dari Rumah Walau Ada Corona

Tingkat Penerapan Bekerja dari Rumah (WFH)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 1 Juni 2020

Disalin..

Penulis: Yosepha Pusparisa

Editor: Aria W. Yudhistira

2/6/2020, 15.15 WIB

Sejumlah dunia usaha menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) setelah penyakit Covid-19 mewabah. Sebanyak 39,09% masyarakat dapat melakukan WFH sejak pertama kali ditetapkan.

Sebaliknya, 19,06% masyarakat tak memiliki pilihan untuk bekerja dari rumah. Sebab profesinya tak mendukung untuk melakukan kegiatan tersebut. Masyarakat dalam kategori ini didominasi dengan latar belakang pendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pendidikan terakhir berbanding lurus dengan peluang penerapan WFH. Semakin tinggi pendidikan , peluang untuk menerapkan WFH pun semakin besar.

Hal ini terungkap dari hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) bertajuk “Hasil Survei Sosial Demografi Dampak Covid-19 2020”. 

(Baca: Transportasi Umum Dihindari karena Pandemi Covid-19

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.