6 Alasan Publik Nilai Jokowi Akan Gagal Bangun Ibu Kota Baru

Alasan Responden Menilai Jokowi Akan Gagal Membangun Ibu Kota Baru

Sumber : Indo Barometer, 2020

Disalin..

Penulis: Dwi Hadya Jayani

Editor: Safrezi Fitra

17/2/2020, 19.14 WIB

Sebanyak 18,9% responden menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan gagal dalam membangun ibu kota negara baru di Kalimantan Timur. Terdapat enam alasan utama dari pertanyaan terbuka yang diajukan terhadap kegagalan pembangunan ibu kota. Alasan tertinggi dari kegagalan ini karena pemindahan ibu kota baru dinilai memerlukan biaya yang sangat mahal (43,3%).

Sementara alasan terbesar selanjutnya membutuhkan waktu yang sangat lama (29%) dan memindahkan ibu kota dinilai sama dengan memindahkan segala aspek (12,9). Responden juga pesimis bahwa Jokowi akan berhasil merealisasikan pemindahan ibu kota tersebut (4%). Terakhir, pemindahan ibu kota terkendala perizinan di DPR RI sebanyak 1,3%.

(Baca: Tingkat Kepuasan terhadap Jokowi Meningkat di Periode Kedua)

Survei Indo Barometer yang berjudul “Evaluasi Publik dan Isu-Isu Nasional dalam 100 Hari Jokowi-Amin” ini dilaksanakan meliputi 34 provinsi pada 9-15 Januari 2020. Adapun responden yang terlibat sebanyak 1.200 dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,83% dan tingkat kepercayaan 95%.

Metode yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data dalam survei tersebut adalah wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuesioner.

 

TOPIK

Politik

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.