Kerugian Ekonomi dari Virus Corona Tertinggi dari Epidemik Lain

Kerugian Ekonomi Berdasarkan Epidemik

Disalin..

Penulis: Dwi Hadya Jayani

Editor: Safrezi Fitra

7/2/2020, 18.50 WIB

Data dari learnbonds.com, virus novel corona (2019-nCoV) menjadi epidemi termahal dalam 20 tahun terakhir. Tercatat kerugian ekonomi akibat virus yang menyerang sebagian daratan Tiongkok, diproyeksikan sebesar US$ 62 miliar. Angka ini lebih besar dari kerugian ekonomi dari Ebola yang senilai US$ 53 miliar.

Laporan ini juga menyebutkan, pemerintah Tiongkok memprioritaskan penanggulangan virus dengan mengalokasikan dana sebesar US$ 12,6 miliar. Dana ini diperuntukkan untuk perawatan medis dan peralatan. Selain itu, bank-bank terkemuka telah menurunkan suku bunga untuk bisnis kecil di daerah-daerah yang terparah, termasuk Provinsi Hubei yang merupakan pusat Virus.

(Baca: Virus Corona Hampir Capai 30 Ribu Kasus di 28 Negara)

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.