Ragam Jenis Akun Palsu yang Digunakan Pasukan Siber

Jenis Akun Palsu Propaganda (%)

Sumber : Oxford Internet Institute, 26 September 2019

Disalin..

Penulis: Yosepha Pusparisa

Editor: Safrezi Fitra

8/10/2019, 15.07 WIB

Media sosial (medsos) menjadi salah satu saluran bagi pemerintah dan politisi melancarkan propaganda untuk mencapai tujuan politiknya. Penggunaan propaganda berfungsi membentuk sikap publik melalui media sosial. Mereka di balik akun ini disebut sebagai pasukan siber pemerintah atau aktor politik untuk memanipulasi opini publik.

Keterjangkauan teknologi media sosial yang luas dan besar mampu menggiring opini masyarakat pengggunanya. Inilah yang dimanfaatkan pemerintah dan politisi melancarkan propagandanya. Biasanya, pasukan siber menggunakan akun-akun palsu untuk menyebarkan propaganda, yakni robot, manusia, dan cyborg. Robot dirancang untuk mengikuti perilaku manusia secara online. Akun manusia tidak melalui proses otomatisasi, tapi terikat dengan percakapan melalui unggahan komentar. Sedangkan akun cyborg merupakan gabungan otomatisasi dan kurasi manusia.

Universitas Oxford melakukan penelitian pada 70 negara, termasuk Indonesia. Hasilnya 87% dari negara tersebut melancarkan propaganda di medsos dengan menggunakan akun manusia. Akun bot digunakan pada 80% negara. Hanya 11% yang menggunakan akun cyborg dan 7% menggunakan akun yang diretas atau curian.

Di Indonesia, pasukan siber memanipulasi media sosial dengan menggunakan akun bot dan akun manusia. Sementara di negara lain, seperti Amerika Serikat, Inggris, Rusia, dan Jerman, pasukan siber menggunakan akun bot, akun manusia, dan akun cyborg.

data terkait