Jumlah Penduduk DKI Jakarta 2019 Mencapai 10,5 Juta Jiwa


Nama Data | Laki-Laki | Perempuan |
---|---|---|
75+ | -52.300 | 68.000 |
70-74 | -73.600 | 81.700 |
65-69 | -122.700 | 128.000 |
60-64 | -179.900 | 183.500 |
55-59 | -240.000 | 241.100 |
50-54 | -309.300 | 305.300 |
45-49 | -371.500 | 365.000 |
40-44 | -429.500 | 420.900 |
35-39 | -470.700 | 461.000 |
30-34 | -463.500 | 462.700 |
25-29 | -465.700 | 478.600 |
20-24 | -438.600 | 465.700 |
15-19 | -407.400 | 426.100 |
10-14 | -381.900 | 372.500 |
5-9 | -403.300 | 384.500 |
0-4 | -431.300 | 418.300 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Penduduk DKI Jakarta pada 2019 diproyeksikan mencapai 10,5 juta jiwa. Angka tersebut meningkat 0,73% dari proyeksi jumlah penduduk pada 2018 yang sebanyak 10,4 juta jiwa. Jumlah penduduk perempuan di Jakarta sebanyak 5,3 juta jiwa sedangkan jumlah penduduk laki-laki sebanyak 5,2 juta jiwa.
Berdasarkan usia, penyumbang tertinggi dari jumlah penduduk DKI Jakarta terdapat di usia produktif. Tercatat jumlah penduduk DKI Jakarta usia 15-64 tahun sebanyak 7,6 juta jiwa. Jumlah penduduk tertinggi terdapat di rentang usia 25-29 tahun sebanyak 944,3 ribu jiwa, 35-39 tahun sebanyak 931,7 ribu jiwa, dan 30-34 tahun sebanyak 926,2 ribu jiwa.
Sementara itu, jumlah penduduk terendah terdapat di rentang usia 75 tahun ke atas sebanyak 120,3 ribu jiwa, 70-74 tahun sebanyak 155,3 ribu jiwa, dan 65-59 tahun sebanyak 250,7 ribu jiwa. Proyeksi tersebut termuat dalam hasil Supas 2015 yang berjudul Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2045. Supas tersebut diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pusat Statistik (BPS).
(Baca Databoks: Inilah Kepadatan Penduduk di DKI Jakarta)