Perekonomian Boyolali Mencapai Rp 29 Triliun

3 November 2018

PDRB Kabupaten Boyolali 2017 atas dasar harga berlaku pada mencapai Rp 28,5 triliun, berada diurutan ke-15 dari 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.

Potongan video pidato capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut “tampang Boyolali” viral di media sosial. Dalam pidato tersebut Prabowo menggambarkan belum sejahteranya penduduk Boyolali, jika masuk hotel mereka akan diusir. “Tampang kalian bukan tampang orang kaya. Tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini, betul?” kata Prabowo kepada para pendukungnya.

Baca selengkapnya

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Boyolali 2017 atas dasar harga berlaku pada mencapai Rp 28,5 triliun. Jumlah tersebut berada di urutan ke-15 dari 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Jadi kabupaten yang memiliki luas wilayah 1.015,5 km persegi tersebut bukan tergolong daerah yang paling miskin di Jawa Tengah. Berdasarkan PDRB atas dasar harga konstan 2012, perekonomian Boyolali pada 2017 tumbuh 5,52% dibanding tahun sebelumnya.

Angka kemiskinan Boyolali pada 2017 sebesar 11,96% dari total populasi 975 ribu jiwa. Angka tersebut merupakan yang terendah sejak krisis finansial 1998. Menurut golongan pengeluaran, 14% penduduk Boyolali pengeluarannya di atas Rp 1 juta/bulan.

Tampilkan minimal

PDRB dan Angka Kemiskinan Boyolali (2010-2017)

 
  • Sumber

    Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

  • Rilis

    Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian 2018

  • Informasi lain

    Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya