Impor dari 10 Negara Utama Turun 9,82% Pada September 2018

16/10/2018, 16.22 WIB

Dipersembahkan oleh:

Kebijakan pemerintah menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPH) impor atau PPH pasal 22 terhadap 1.147 barang terlihat cukup efektif menurunkan impor barang pada September 2018.

Kebijakan pemerintah menaikkan tarif Pajak Penghasilan (PPH) impor atau PPH pasal 22 terhadap 1.147 barang untuk mengendalikan impor dan memperbaiki defisit neraca perdagangan terlihat cukup efektif. Ini tercermin dari data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan impor barang non migas pada September 2018 turun 10,52% dari bulan sebelumnya.

Baca selengkapnya

Dari 10 negara utama asal impor barang semuanya mengalami penurunan. Nilai impor barang non migas dari Tiongkok turun 6,42% menjadi US$ 3,7 miliar, kemudian impor dari Jepang turun 13,7% menjadi US$ 1,32 miliar serta dari Thailand juga menyusut 3% menjadi US$ 920,9 juta. Total, impor dari sepuluh negara utama tersebut turun 9,82% menjadi US$ 9,54 miliar.

Berdasarkan sepuluh golongan barang (HS 2 digit), yang mengalami penurunan nilai impor antara lain mesin dan pesawat mekanik turun 6,27% menjadi US$ 2,18 miliar. Lalu diikuti impor mesin/peralatan listrik 13,22% menjadi US$ 1,7 miliar serta benda dari besi dan baja menyusut 29,75% menjadi US$ 266,6 juta.

Tampilkan minimal

Impor Non Migas dari 10 Negara Utama (Agt-Sep 2018)

 
  • Sumber

    Badan Pusat Statistik (BPS)

  • Rilis

    Badan Pusat Statistik (BPS) 15 Okt 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya