Dapatkan akses instan ke artikel “Mengapa Biaya Produksi Padi Indonesia Mahal?”.
Rp10.000
Kami menerima pembayaran berikut:
Beberapa metode pembayaran masih dalam proses aktivasi.
Biaya Produksi Padi Indonesia per Kg (2013-2014)
:[/] [bold]
:[/] [bold]
Nama Data
Nilai
Sewa Tanah
1.719
Buruh Lepas
1.115
Pupuk
273
Pestisida
268
Pekerja keluarga
265
Lain
164
Hewan
130
Alat Mekanik
81
BBM
39
Bunga Modal
26
A Font Kecil
A Font Sedang
A Font Besar
Biaya produksi padi Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan beberapa negara produsen padi Asia lainnya. Presentasi Mohammad Ikhsan dan Denny Purbasari yang bertajuk Daya Saing Perberasan Indonesia menunjukkan bahwa biaya produksi padi Indonesia mencapai Rp 4.079 per kilogram (kg). Sementara di Tiongkok hanya Rp 3.661 per kg, Filipina Rp 3.224 per kg, Thailand Rp 2.291 per kg, bahkan di Vietnam hanya Rp 1.679 per kg.
Mahalnya biaya produksi padi Indonesia disebabkan oleh tingginya biaya sewa tanah dan biaya buruh lepas. Sewa tanah pertanian di Indonesia menyumbang biaya produksi sebesar Rp 1.719 per kg. Sementara di Tiongkok hanya Rp 988 per kg, Filipina Rp 549 per kg, India Rp 510 per kg, Thailand Rp 481 per kg, dan Vietnam Rp 387 per kg.
>
Demikian pula biaya buruh lepas Indonesia juga yang termahal, yakni mencapai Rp 1.115 per kg. Sedangkan di Filipina hanya Rp 978 per kg, Tiongkok Rp 127 per kg, India Rp 655 per kg, Thailand Rp 172 per kg, serta Vietnam Rp 120 per kg.