Pendapatan Starbucks Naik 23,6% pada 2021

1
Monavia Ayu Rizaty 10/03/2022 14:50 WIB
Image Loader
Memuat...
Pendapatan Starbucks (2017-2021)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data Macrotrends, pendapatan perusahaan kopi Starbucks mencapai US$ 29,06 miliar atau sekitar Rp 415,6 triliun pada 2021. Angka tersebut meningkat 23,6% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$ 23,5 miliar.

Penurunan pendapatan Starbucks pada 2020 disebabkan pandemi corona global. Penurunan penjualan di China anjlok hingga 50% dibandingkan periode yang sama tahun 2019. Sementara, Starbucks di Amerika Serikat mengalami penurunan penjualan sebesar 3% dan membuat pendapatan bersih Starbucks turun sebesar 5% menjadi US$ 6 miliar pada 2020.

Sepanjang 2020, Starbucks telah menutup sekitar setengah dari toko yang dioperasikan di Amerika Serikat, dan lebih dari 75% di Kanada, Jepang, dan Inggris. Namun, kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama.

Sebagai informasi, Starbucks menjadi perusahaan makanan cepat saji dan restoran terbesar di dunia dengan pendapatan mencapai US$ 24,1 miliar dan laba bersih sebesar US$ 1,3 miliar pada Agustus 2020.

Perusahaan asal Negeri Paman Sam ini memiliki gerai resmi sebanyak 32.844 yang tersebar di 79 negara.

(Baca Selengkapnya: Amerika Serikat, Negara Tujuan Ekspor Kopi Terbesar RI)

Editor : Annissa Mutia
Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
25 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.942 +0.24
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...