Menurut laporan Counterpoint, instalasi robot humanoid global melonjak hingga 16 ribu unit pada 2025.
Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya adopsi di berbagai bidang, termasuk pengumpulan data dan riset, pergudangan dan logistik, manufaktur, dan otomotif.
Counterpoint menyebut, lima produsen teratas menguasai sekitar 73% pangsa instalasi humanoid pada 2025, yang dipimpin AGIBOT dengan pangsa 30,4%.
“Robot-robot AGIBOT telah berhasil diimplementasikan secara komersial di industri perhotelan, hiburan, manufaktur, dan logistik,” jelas Counterpoint dalam laporannya.
Sementara, Unitree yang dikenal sebagai produsen robot berkaki empat, berada di urutan kedua dengan pangsa 26,4%.
“Unitree mampu memproduksi robot humanoid dengan performa lokomotif yang luar biasa dengan biaya yang relatif lebih rendah,” kata Counterpoint.
Berikut rincian pangsa instalasi robot humanoid tahunan global berdasarkan produsen pada 2025:
- AGIBOT: 30,4%
- Unitree: 26,4%
- UBTECH: 5,2%
- Leju: 4,9%
- Tesla: 4,7%
- Lainnya: 28,5%.
(Baca: Tren Penggunaan Robot di Pabrik Terus Meningkat secara Global)