Indeks Kemahalan Konstruksi Kabupaten Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur Capai 87,93 Poin pada 2025
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur mencapai 87,93 poin pada 2025.
Angka tersebut naik 1,84 poin dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan turun 10,19 poin dalam lima tahun terakhir.
Merujuk publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai IKK Provinsi dan Kabupaten/Kota 2025, IKK adalah indeks harga yang menggambarkan tingkat kemahalan konstruksi suatu kabupaten/kota dibandingkan dengan harga di kota acuan yakni Kota Surabaya.
Semakin tinggi angka IKK di suatu kabupaten/kota, semakin tinggi pula harga konstruksi sebuah bangunan di daerah tersebut.
(Baca: Indeks Masyarakat Digital Indonesia 2025, Jakarta Raih Skor Tertinggi)
Berdasarkan definisi tersebut, IKK Kabupaten Timor Tengah Selatan yang sebesar 87,93 poin menunjukkan bahwa harga konstruksi bangunan di daerah tersebut setara 0,879 kali harga konstruksi di Kota Surabaya.
Adapun dibandingkan dengan 22 kabupaten/kota lain di Nusa Tenggara Timur, IKK Kabupaten Timor Tengah Selatan di urutan terendah ke-8.
IKK tertinggi berada di Kabupaten Belu (76,68 poin), sedangkan terendah di Kabupaten Sabu Raijua (109,32 poin).
Berikut ini daftar 5 kabupaten/kota dengan IKK terendah di Nusa Tenggara Timur pada 2025.
- Kabupaten Belu: 76,68 poin
- Kabupaten Malaka: 78,34 poin
- Kabupaten Timor Tengah Utara: 79,83 poin
- Kabupaten Ngada: 80,61 poin
- Kabupaten Nagekeo: 83,47 poin
Daftar 5 kabupaten/kota dengan IKK tertinggi di Nusa Tenggara Timur pada 2025.
- Kabupaten Sabu Raijua: 109,32 poin
- Kabupaten Rote Ndao: 108,08 poin
- Kabupaten Flores Timur: 98,56 poin
- Kabupaten Manggarai: 97,52 poin
- Kabupaten Alor: 96,78 poin