Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), data per 2025, pengeluaran kendaraan kelompok kelas menengah jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai Rp2,69 juta. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 33,67% dari total seluruh provinsi.
Papua berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengeluaran kendaraan kelompok kelas menengah sebanyak Rp323,05 ribu. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 45,42% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Papua barat berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, pengeluaran kendaraan kelompok kelas menengah di provinsi ini tumbuh 7,48%. Periode yang sama tahun sebelumnya pengeluaran kendaraan kelompok kelas menengah di provinsi ini tercatat Rp263,8 ribu .
(Baca: Statistik Pengeluaran Kendaraan Kelompok Menuju Kelas Menengah Periode 2013-2025)
Selanjutnya, pengeluaran kendaraan kelompok kelas menengah di Riau naik 2,34% menjadi Rp273,61 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Sulawesi Utara dengan pengeluaran kendaraan kelompok kelas menengah Rp268,25 ribu (naik 3,96%) dan pengeluaran kendaraan kelompok kelas menengah di Bengkulu naik 5,17% menjadi Rp264,88 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Statistik Pengeluaran Kendaraan Kelompok Rentan Miskin Periode 2013-2025)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan pengeluaran kendaraan kelompok kelas menengah tertinggi pada 2025:
- Papua Rp323,05 ribu
- Papua Barat Rp283,53 ribu
- Riau Rp273,61 ribu
- Sulawesi Utara Rp268,25 ribu
- Bengkulu Rp264,88 ribu
- Sumatera Selatan Rp260,62 ribu
- Kalimantan Barat Rp253,94 ribu
- Sumatera Utara Rp253,2 ribu
- Kep. Bangka Belitung Rp252,63 ribu
- Kep. Riau Rp252,29 ribu