Nilai ekspor menurut kelompok barang kode SITC 23 karet mentah, sintetis dan pugaran provinsi Kep. Bangka Belitung pada Januari 2026 lalu turun menjadi 1,42 juta ton.
Turunnya nilai ekspor ini melanjutkan tren kondisi lima bulan terakhir yang sedang turun. Bank Indonesia (BI) melaporkan, jumlah ekspor bulanan pada Januari 2025 silam yang tercatat lebih tinggi yakni 2,25 juta ton.
(Baca: Statistik Pengeluaran Kendaraan Kelompok Miskin Periode 2013-2025)
Kep. Bangka Belitung dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 11 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan jumlah ekspor tertinggi yakni ekspor barang dengan SITC kode 68 logam tidak mengandung besi .
(Baca: Harga Beras Kualitas Medium II di Sumatera Barat Rp.18.800 per Kg (Selasa, 28 April 2026))
Data historis 13 bulan terakhir, ekspor dari Kep. Bangka Belitung dengan jumlah tertinggi pernah dicatatkan pada Maret 2025 sebesar 2,59 juta ton dan terendahnya terjadi pada November 2025 dengan jumlah ekspor 1,25 juta ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Kep. Bangka Belitung menurut kode SITC 2 digit dengan jumlah ekspor tertinggi per Januari 2026:
- SITC kode 68 logam tidak mengandung besi 131,81 juta ton
- SITC kode 68 logam tidak mengandung besi 131,81 juta ton
- SITC kode 42 minyak dan lemak nabati 18,08 juta ton
- SITC kode 42 minyak dan lemak nabati 18,08 juta ton
- SITC kode 03 ikan, kerang-kerangan, moluska dan olahannya 2,99 juta ton
- SITC kode 03 ikan, kerang-kerangan, moluska dan olahannya 2,99 juta ton
- SITC kode 07 kopi, teh, coklat, rempah-rempah 1,67 juta ton
- SITC kode 07 kopi, teh, coklat, rempah-rempah 1,67 juta ton
- SITC kode 23 karet mentah, sintetis dan pugaran 1,42 juta ton
- SITC kode 23 karet mentah, sintetis dan pugaran 1,42 juta ton