Provinsi Papua pada Januari 2026 mencatatkan volume ekspor total sebesar 276,94 ribu ton. Sedangkan untuk ekspor menurut kelompok barang kode SITC (Standard International Trade Classification) 84 pakaian dari provinsi ini pada Januari 2026 mengalami peningkatan menjadi 1.070 ton.
Peningkatan nilai ekspor ini melanjutkan tren kondisi lima bulan terakhir yang terus mengalami peningkatan. Bank Indonesia (BI) melaporkan, volume ekspor bulanan pada Januari 2025 sebelumnya tercatat lebih rendah yakni 860 ton.
(Baca: Provinsi Papua Ekspor 929,5 Ribu Ton Barang Barang Kayu dan Gabus)
Papua dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 21 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan volume ekspor tertinggi yakni volume ekspor SITC kode 24 kayu dan gabus .
(Baca: Volume Ekspor SITC Kode 42 Minyak dan Lemak Nabati Periode 2020-2026)
Data historis 12 bulan terakhir, ekspor dari Papua dengan volume tertinggi pernah dicatatkan pada Oktober 2025 sebesar 1.200 ton dan terendahnya terjadi pada April 2025 dengan volume ekspor 70 ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Papua menurut kode SITC 2 digit dengan volume ekspor tertinggi per Januari 2026:
- SITC kode 24 kayu dan gabus 2,17 juta ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 2,17 juta ton
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus 1 juta ton
- SITC kode 63 barang-barang kayu dan gabus 1 juta ton
- SITC kode 66 barang-barang dari mineral bukanligam 125,35 ribu ton
- SITC kode 66 barang-barang dari mineral bukanligam 125,35 ribu ton
- SITC kode lain lain 112,22 ribu ton
- SITC kode lain lain 112,22 ribu ton
- SITC kode 55 minyak atsiri dan bahan wangi-wangian 11,84 ribu ton
- SITC kode 55 minyak atsiri dan bahan wangi-wangian 11,84 ribu ton