Impor Aksesoris Pakaian dan Pakaian Indonesia dari Maroko Turun Menjadi US$ 15,06 Juta

1
Agus Dwi Darmawan 26/05/2025 16:14 WIB
Image Loader
Memuat...
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Maroko pada 2023
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia membukukan impor dengan Maroko senilai US$ 28,88 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut turun drastis 74.76% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat senilai US$ 114,44 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Maroko, impor dalam 10 tahun terakhir jumlahnya telah cukup banyak berkurang. Terendah impor Indonesia adalah US$ 28,88 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 140,27 juta.

(Baca: Inilah Produk yang Banyak Diimpor Indonesia dari Timor-Leste pada 2023)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Maroko, 41 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat 33 produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Maroko. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau rajutan
  2. aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau rajutan dengan kode HS 62. Impor produk ini dari Maroko berada di urutan pertama. Indonesia mengimpor senilai US$ 15,06 juta. Nilai impor aksesoris pakaian dan pakaian, tidak dirajut atau rajutan ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 16.468 ribu.

  3. Mesin dan peralatan dan bagian listrik
  4. Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Mesin dan peralatan dan bagian listrik. Nilai impor dari Maroko pada 2023 tercatat US$ 4 juta. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 1.603 ribu.

  5. aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan
  6. Impor produk lainnya adalah aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan senilai US$ 3,97 juta. Nilai impor produk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 4.270 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan dari -4 negara. Impor aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan dari negara ini merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Cina, Vietnam, Jerman, Italia dan Türkiye.

  7. Aluminium
  8. (Baca: Pengeluaran Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kabupaten Mamuju Bulan April Naik 2,47%)

    Selain itu, Indonesia juga mengimpor US$ 3,26 juta Aluminium dari Maroko. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Indonesia melakukan impor produk ini berasal dari satu negara. Impor Aluminium dari Maroko tercatat merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Cina, Jerman, Amerika Serikat, Kanada dan Italia.

  9. Lac
  10. Indonesia juga banyak mengimpor Lac dari Maroko. Nilai impor produk ini senilai US$ 0,55 juta. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Selain Maroko, Indonesia juga mengandalkan impor Lac dari Cina, India, Perancis, Spanyol dan Amerika Serikat. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari -4 negara lainnya.

Data Populer

Loading...