Indonesia membukukan impor dengan Israel sebesar US$ 47.815 ribu data per Desember 2022. Nilai tersebut naik 80,41% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 26.503 ribu.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Israel, impor dalam 10 tahun terakhir telah mengalami penurunan cukup dalam. Terendah impor Indonesia adalah US$ 13.897 ribu dan untuk impor tertinggi di angka US$ 109,940 ribu.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Israel, 42 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 37 produk.
- Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis
Masuk dalam kode HS 84, Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan dan bagiannya. Impor produk ini dari Israel berada di urutan pertama. Indonesia mengimpor senilai US$ 16.797 ribu. Nilai impor Reaktor nuklir, boiler, mesin dan peralatan mekanis;bagiannya ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 2.709 ribu.
- Mesin dan peralatan listrik dan bagiannya
Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Mesin dan peralatan listrik dan bagiannya. Nilai impor dari Israel pada 2022 tercatat US$ 15.084 ribu. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 11.035 ribu.
- Alat, alat, peralatan makan, sendok dan garpu, dari logam dasar
Indonesia melakukan impor produk ini berasal dari 80 negara. Impor Alat, alat, peralatan makan, sendok dan garpu, dari logam dasar dari negara ini berada di urutan 16. Pada 2022, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 5.136 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Alat, alat, peralatan makan, sendok dan garpu, dari logam dasar adalah Cina, Mali, Jepang, Korea, Republik dan Singapura.
- Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah..
Produk lainnya Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. dengan kode HS 90. Indonesia mengimpor senilai US$ 2.638 ribu, naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 826 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. dari 101 negara. Impor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. dari negara ini berada di urutan 38. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Optik, fotografi, sinematografi, pengukuran, pemeriksaan, presisi, medis atau bedah. adalah Cina, Mali, Jepang, Amerika Serikat dan Singapura.
- Pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, dan suku cadangnya
Untuk produk, Indonesia juga mengimpor senilai US$ 2.436 ribu Pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, dan suku cadangnya dari Israel. Nilai impor produk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 2.841 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, dan suku cadangnya dari 48 negara. Impor Pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, dan suku cadangnya dari negara ini berada di urutan 14. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Amerika Serikat, Italia, Singapura, Mali dan Cina.