Impor Buku Cetak Indonesia dari Lebanon. Turun Menjadi US$ 0,94 Juta

1
Agus Dwi Darmawan 23/03/2026 09:10 WIB
Image Loader
Memuat...
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Lebanon. pada 2023
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia membukukan impor dengan Lebanon. US$ 1,15 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut turun drastis 39,1% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 1,89 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Lebanon. impor dalam 10 tahun terakhir telah mengalami penurunan cukup dalam. Terendah impor Indonesia adalah US$ 1,15 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 6,37 juta.

(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Tanjung Balai Periode 2004 - 2024)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Lebanon. 39 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat 13 produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Lebanon. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Buku cetak, surat kabar, gambar, dan produk lainnya dari industri percetakan
  2. Di urutan pertama, Indonesia banyak mengimpor Buku cetak, surat kabar, gambar, dan produk lainnya dari industri percetakan. Dalam klasifikasi tradmap, Buku cetak, surat kabar, gambar, dan produk lainnya dari industri percetakan masuk kategori produk HS dengan kode 49. Produk ini merupakan jenis barang impor yang dikelompokkan bersama dengan manuskrip,

    Pada 2023, Indonesia tercatat mengimpor sebanyak US$ 0,94 juta. Nilai impor Buku cetak, surat kabar, gambar, dan produk lainnya dari industri percetakan; manuskrip, ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 1.629 ribu.

  3. Kakao dan persiapan kakao.
  4. (Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kota Salatiga pada 2024)

    Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Kakao dan persiapan kakao. Nilai impor dari Lebanon. pada 2023 tercatat US$ 71 ribu. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 76 ribu.

  5. Pohon hidup dan tanaman lainnya
  6. Produk ini diperoleh dengan mendatangkannya dari satu negara. Impor Pohon hidup dan tanaman lainnya dari negara ini merupakan yang terbesar. Pada 2023, Indonesia tercatat melakukan impor US$ 60 ribu. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Pohon hidup dan tanaman lainnya adalah Belanda. Kolombia. Italia. Jerman. dan Ekuador.

  7. Tembakau dan pengganti tembakau yang diproduksi
  8. Masuk dalam kode HS 24, Tembakau dan pengganti tembakau yang diproduksi merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan produk, baik yang mengandung nikotin maupun tidak,. . Indonesia mengimpor US$ 42 ribu, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 114 ribu. Impor Tembakau dan pengganti tembakau yang diproduksi yang terbesar saat ini masih berasal dari Lebanon. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber impor Tembakau dan pengganti tembakau yang diproduksi Indonesia adalah China, Uni Emirat Arab. Polandia. Jerman. dan Brasil..

  9. Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik
  10. Selain itu, Indonesia juga mengimpor senilai US$ 14 ribu Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik dari Lebanon. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Indonesia melakukan impor produk ini berasal dari satu negara. Impor Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik dari Lebanon. tercatat merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik adalah China, Jerman. Amerika Serikat. Jepang. dan Italia..

Data Populer

Loading...