Jumlah Sekolah SMA di Jawa Timur | 2025

1
Agus Dwi Darmawan 03/05/2026 09:24 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Sekolah SMA di Jawa Timur 2018 - 2025
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA Provinsi Jawa Timur periode 2018-2024 menunjukkan tren penurunan bertahap. Pada tahun 2023 tercatat 1517 unit sekolah SMA, kemudian angka ini turun menjadi 1516 unit pada tahun 2024, atau mengalami pengurangan sebanyak 1 unit sekolah dalam satu tahun. Secara konsisten, Jawa Timur menempati urutan ke-2 nasional untuk jumlah sekolah SMA selama periode tersebut.

(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Merauke untuk Membeli Sayur-Sayuran Lainnya Rp463 per Kapita per Minggu)

Dari total 1516 unit sekolah SMA pada 2024, terbagi menjadi 421 unit SMA Negeri dan 1095 unit SMA Swasta. Artinya 72,2% sekolah SMA di Jawa Timur dikelola swasta, sedangkan 27,8% merupakan sekolah negeri. Tercatat jumlah SMA Negeri mengalami penurunan 0,5% dibanding tahun sebelumnya, sementara SMA Swasta justru mengalami kenaikan tipis sebesar 0,1%.

Untuk penduduk usia sekolah 16-18 tahun, Jawa Timur pada tahun 2023 memiliki total 1.779.310 jiwa. Angka ini terus menurun sejak 2019 yang sempat menyentuh 1.825.400 jiwa, sehingga dalam 4 tahun terakhir terjadi pengurangan sekitar 46.090 jiwa penduduk usia SMA. Secara nasional, provinsi ini secara konsisten menempati urutan kedua terbesar untuk indikator ini.

(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Seluma pada 2025)

Data tahun 2024 juga mencatat total guru SMA di Jawa Timur mencapai 34.987 orang, mengalami kenaikan sebesar 0,5% dibanding tahun 2023. Untuk tenaga kepala sekolah dan guru, jumlah pada sekolah negeri tercatat 21.353 orang dan naik 6,9% tahun lalu, sedangkan pada sekolah swasta justru mengalami penurunan sebesar 8,1% menjadi 13.634 orang.

Di tengah tren penurunan jumlah penduduk usia sekolah, tercatat Angka Partisipasi Murni SMA Jawa Timur pada 2025 berhasil tumbuh 9,1% menjadi 70% dari sebelumnya 64% di tahun sebelumnya. Peningkatan akses pendidikan ini menjadi catatan positif di tengah dinamika jumlah unit sekolah dan demografi usia sekolah di wilayah ini.

Data Populer

Loading...