Jumlah Sekolah SMA di Sulawesi Tenggara | 2025

1
Agus Dwi Darmawan 04/05/2026 18:18 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Sekolah SMA di Sulawesi Tenggara 2018 - 2025
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA di Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan tren penambahan konsisten sepanjang periode 2018 hingga 2024. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 318 unit sekolah SMA, meningkat sebanyak 3 unit dibandingkan tahun 2023 berjumlah 315 unit. Sepanjang 6 tahun tercatat penambahan total sebanyak 25 unit sekolah sejak tahun 2018, sementara untuk tahun 2025 data angka resmi belum tercatat sepenuhnya.

(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Aceh 2015 - 2024)

Berdasarkan data pendukung tahun 2024, dari total seluruh sekolah SMA di provinsi ini, sebanyak 254 unit merupakan SMA Negeri dan 64 unit merupakan SMA Swasta. SMA Negeri mencatat kenaikan sebesar 1,2% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah SMA Swasta tidak mengalami perubahan jumlah sama sekali. Dengan komposisi ini, 79,9% seluruh sekolah SMA di Sulawesi Tenggara merupakan sekolah negeri, sedangkan sisanya 20,1% adalah sekolah swasta.

Bersamaan dengan pertumbuhan jumlah sekolah, penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Sulawesi Tenggara juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Pada tahun 2023 tercatat sebanyak 176.200 jiwa, meningkat hampir 24.600 jiwa dibandingkan 4 tahun sebelumnya pada tahun 2019. Secara nasional, peringkat provinsi ini untuk jumlah penduduk usia sekolah SMA juga membaik dari urutan 23 secara bertahap menjadi urutan 20 pada tahun 2023.

(Baca: Harga Beras Kualitas Bawah I di Pasar Tradisional Periode Mei 2025-2026)

Untuk sisi tenaga pendidik tahun 2024, BPS mencatat total jumlah guru SMA di Sulawesi Tenggara mencapai 9.333 orang, mengalami kenaikan sebesar 9,3% dibandingkan tahun 2023 yang hanya berjumlah 8.535 orang. Jumlah tenaga pendidik dan kepala sekolah di SMA Negeri tercatat tumbuh 10,6% menjadi 8.814 orang, sebaliknya pada SMA Swasta justru mengalami penurunan sebesar 8,3% menjadi hanya 519 orang pada tahun yang sama.

Meskipun jumlah sekolah dan guru terus bertambah, data juga menunjukkan penurunan jumlah siswa SMA sebesar 1,7% pada tahun 2024, serta turunnya Angka Partisipasi Murni SMA sebesar 5 poin menjadi 63% pada tahun 2025. Tren ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan dinamika kependudukan dan minat bersekolah di wilayah Sulawesi Tenggara.

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Populer

Loading...