PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) Eswatini 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 15/05/2026 09:41 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Eswatini 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) merilis data PDB Paritas Daya Beli Eswatini tahun 2024 tercatat di angka 6,3 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan sangat tipis sebesar 0,13% dibanding tahun 2023, menjadi pertumbuhan terendah dalam tiga tahun terakhir. Setelah pada tahun 2023 sempat mencatatkan lonjakan pertumbuhan 5,11%, laju ekspansi ekonomi Eswatini nyaris berhenti total pada tahun berjalan.

(Baca: Pertumbuhan Ekonomi Tahunan Periode 2013-2024)

Selama tiga tahun terakhir 2022-2024, rata-rata pertumbuhan PDB PPP Eswatini mencapai 2,27% per tahun. Angka ini secara signifikan lebih baik dibanding rata-rata lima tahun terakhir 2020-2024 yang hanya tercatat 0,64% per tahun. Perbedaan besar ini disebabkan beban penurunan ekonomi dalam periode lima tahun yang masih mencakup kejadian kontraksi parah pada masa pandemi tahun 2021.

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Eswatini terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Sepanjang 10 tahun data historis, pertumbuhan tertinggi PDB PPP Eswatini terjadi pada tahun 2016 dengan laju 6,24%, sedangkan titik terendah tercatat pada tahun 2021. Pada tahun 2021 terjadi kontraksi sebesar 3,68%, yang berarti nilai total produksi barang dan jasa yang disesuaikan daya beli masyarakat menurun secara absolut dibanding tahun sebelumnya. Anomali penurunan dalam 10 tahun terakhir hanya terjadi dua kali, yaitu pada 2019 dan 2021.

Dari sisi peringkat regional kawasan Afrika, Eswatini kembali turun satu peringkat menjadi posisi 41 pada tahun 2024. Peringkat ini kembali ke posisi terburuk yang sempat dicapai pada tahun 2021 dan 2022, setelah sempat membaik satu tingkat menjadi posisi 40 pada tahun 2023. Tidak ada perbaikan posisi signifikan yang dicapai negara ini selama satu dekade terakhir.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Komoro 2015 - 2024)

Data proyeksi IMF menunjukkan mulai tahun 2025, laju pertumbuhan akan kembali membaik secara bertahap. Setelah pertumbuhan nyaris nol di 2024, diproyeksikan pertumbuhan 0,68% pada 2025, lalu terus meningkat hingga puncak 2,76% pada tahun 2027. Secara keseluruhan kondisi ekonomi diproyeksikan membaik secara lambat, tanpa ada lonjakan pemulihan yang signifikan dalam lima tahun ke depan.

Jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan Afrika, kinerja pertumbuhan Eswatini 2024 masih lebih baik dibanding negara dengan pertumbuhan terburuk tiga tahun terakhir yaitu Libya yang mencatatkan kontraksi rata-rata tahunan sebesar 5,3%. Namun dari sisi peringkat nilai absolut PDB PPP tahun terakhir, Eswatini hanya berada di atas 9 negara dari total 50 negara kawasan Afrika.

Kondisi fluktuatif yang dialami Eswatini dalam satu dekade terakhir diartikan sebagai periode dimana pertumbuhan ekonomi selalu berubah arah setiap 1-2 tahun, tanpa ada periode pertumbuhan stabil berkelanjutan lebih dari tiga tahun berturut-turut. Sampai saat ini belum terlihat tanda-tanda negara ini akan keluar dari pola pertumbuhan rendah yang berlangsung sejak tahun 2018.

Data Pasar

Macro update by
19 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q4 2025) 3.474,50 +0.86
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Mar) 0,41% -0.27
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...