Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk rokok dan tembakau di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, mencapai 215.869 rupiah pada tahun 2024. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 6,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih pengeluaran sebesar 13.410,8 rupiah dari tahun 2023 yang sebesar 202.458 rupiah. Pengeluaran ini menyumbang sekitar 91,7 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi, dan bahkan lebih tinggi daripada pengeluaran untuk kecantikan, perawatan, atau sabun mandi di wilayah tersebut.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kabupaten Bengkulu Tengah)
Berdasarkan data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran rokok dan tembakau di Kabupaten Mukomuko menunjukkan tren umum naik meskipun ada penurunan sedikit pada tahun 2020. Tahun 2018, pengeluaran ini sebesar 131.470 rupiah, lalu naik menjadi 137.823 rupiah pada 2019, dan mencapai 151.502 rupiah pada 2020. Pada tahun 2021, pengeluaran turun sedikit menjadi 144.636 rupiah, sebelum kembali naik secara signifikan pada tahun 2022 (175.138 rupiah), 2023 (202.458 rupiah), dan 2024 (215.869 rupiah). Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan pertumbuhan sebesar 21,1 persen.
Dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024), pengeluaran rokok dan tembakau di Kabupaten Mukomuko mencapai rata-rata 197.815 rupiah per kapita sebulan, yang lebih tinggi daripada rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) sebesar 162.313 rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa pengeluaran untuk rokok dan tembakau terus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu, meskipun ada fluktuasi di tahun-tahun tertentu. Pengeluaran total per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di wilayah ini sebesar 235.484 rupiah, sehingga pengeluaran rokok dan tembakau menyumbang sekitar 91,7 persen dari jumlah tersebut.
Dalam perbandingan antar kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, Kabupaten Mukomuko menempati rank pertama untuk pengeluaran rokok dan tembakau pada tahun 2024. Wilayah berikutnya dalam peringkat adalah Kabupaten Seluma (156.852 rupiah, rank kedua), Kota Bengkulu (156.107 rupiah, rank ketiga), Kabupaten Kaur (148.626 rupiah, rank keempat), dan Kabupaten Lebong (147.897 rupiah, rank kelima). Dari kelima wilayah ini, hanya Kabupaten Seluma yang mengalami penurunan sedikit pengeluaran rokok dan tembakau dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan yang lain mengalami kenaikan dengan persentase yang bervariasi.
Kota Bengkulu
Kota Bengkulu menempati rank pertama untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan pada tahun 2024 dengan jumlah sebesar 1.312.289 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 48,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 886.193 rupiah. Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, Kota Bengkulu juga berada di rank pertama dengan jumlah 2.137.669 rupiah, naik sebesar 7,7 persen dari tahun 2023. Pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Bengkulu sebesar 825.380 rupiah, menempati rank kedua setelah Kabupaten Mukomuko, dengan pertumbuhan sebesar 14,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Kepahiang | 2024)
Kabupaten Mukomuko
Kabupaten Mukomuko menempati rank kedua untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan pada tahun 2024 dengan jumlah 722.152 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 22,1 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 591.260 rupiah. Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, wilayah ini berada di rank kedua dengan jumlah 1.557.162 rupiah, turun sedikit sebesar 5,8 persen dari tahun 2023. Pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Mukomuko sebesar 835.011 rupiah, menempati rank pertama di Provinsi Bengkulu, dengan pertumbuhan sebesar 25,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang merupakan kenaikan tertinggi di antara kabupaten/kota lain di provinsi ini.
Kabupaten Bengkulu Utara
Kabupaten Bengkulu Utara menempati rank ketiga untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan pada tahun 2024 dengan jumlah 568.119 rupiah, naik sebesar 17,4 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 483.773 rupiah. Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, wilayah ini berada di rank ketiga dengan jumlah 1.279.655 rupiah, turun sedikit sebesar 6,9 persen dari tahun 2023. Pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Bengkulu Utara sebesar 711.536 rupiah, menempati rank kelima di provinsi ini, dengan pertumbuhan sebesar 16,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Bengkulu Selatan
Kabupaten Bengkulu Selatan menempati rank keempat untuk rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan pada tahun 2024 dengan jumlah 544.604 rupiah, naik sedikit sebesar 4,9 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 519.251 rupiah. Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, wilayah ini berada di rank kelima dengan jumlah 1.215.581 rupiah, turun sedikit sebesar 7,3 persen dari tahun 2023. Pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Bengkulu Selatan sebesar 670.978 rupiah, menempati rank ketujuh di provinsi ini, dengan pertumbuhan sebesar 7,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang merupakan kenaikan terendah di antara kelompok kabupaten/kota yang dibandingkan.