Besaran Pengeluaran Rokok dan Tembakau di Kabupaten Mukomuko Tertinggi di Provinsi BengkuluBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat, besar pengeluaran untuk rokok dan tembakau di Kabupaten Mukomuko mencapai Rp215.869 per kapita per bulan pada tahun 2024.
Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 6,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp202.458,32. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan tahun sebelumnya yang mencapai 15,6 persen.
(Baca: Rata-Rata Lama Menginap Tamu Indonesia di Hotel Bintang Periode 2013-2023)
Dengan angka ini, Kabupaten Mukomuko menduduki peringkat pertama di Provinsi Bengkulu untuk kategori pengeluaran rokok dan tembakau, serta peringkat ke-10 secara nasional.Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Mukomuko yang mencapai Rp2.354.84, maka pengeluaran untuk rokok dan tembakau mencapai sekitar 9,2 persen.
Sementara jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi sebesar Rp183.733, proporsi pengeluaran untuk rokok dan tembakau jauh lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi rokok dan tembakau memiliki porsi signifikan dalam pengeluaran masyarakat Mukomuko.Secara historis, pengeluaran untuk rokok dan tembakau di Kabupaten Mukomuko mengalami fluktuasi.
Dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2024, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2021, mencapai 21,1 persen. Sempat terjadi penurunan pada tahun 2020 turun 4.5 persen, namun kembali meningkat hingga tahun terakhir. Data ini menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan konsumsi rokok dan tembakau di Kabupaten Mukomuko dalam beberapa tahun terakhir.Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Bengkulu, Kabupaten Mukomuko memiliki nilai pengeluaran untuk rokok dan tembakau tertinggi pada tahun 2024, yaitu Rp215.869.
Kabupaten Seluma berada di urutan kedua dengan Rp156.852, diikuti Kota Bengkulu dengan Rp156.107. Pertumbuhan pengeluaran di Kabupaten Mukomuko sebesar 6,6 persen, lebih tinggi dibandingkan beberapa kabupaten lain seperti Kabupaten Seluma (-0,8 persen) dan Kabupaten Bengkulu Utara (-9,4 persen). Namun, Kabupaten Kepahiang mencatat pertumbuhan tertinggi, yaitu 11,1 persen. Posisi Mukomuko sebagai peringkat pertama di provinsi Bengkulu masih sama seperti tahun sebelumnya.
Kota Bengkulu
Berdasarkan data, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Bengkulu menunjukkan pertumbuhan signifikan.
(Baca: Nilai Ekspor SITC Kode 65 Benang Tenun, Kain Tekstil dan Hasil-Hasilnya Periode 2020-2025)
Dari Rp886.193,26 pada tahun sebelumnya menjadi Rp1.312.289 pada tahun 2024, terjadi peningkatan sebesar 48,1 persen. Pertumbuhan ini menjadikan Kota Bengkulu menduduki peringkat pertama se-kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan mencapai Rp825.380, pertumbuhan sebesar 14,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Mukomuko
Kabupaten Mukomuko mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp722.152 pada tahun 2024, naik 22,1 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp591.260,17.
Pertumbuhan ini menempatkan Mukomuko pada urutan kedua di antara kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Untuk pengeluaran makanan, rata-rata mencapai Rp835.011, naik 25,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini mengindikasikan peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan non-makanan dan makanan.
Kabupaten Bengkulu Utara
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Bengkulu Utara tercatat sebesar Rp568.119 pada tahun 2024, meningkat 17,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp483.773,36.
Sementara itu, pengeluaran untuk makanan mencapai Rp711.536. Pertumbuhan ini mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar. Peningkatan ini menempatkan Kabupaten Bengkulu Utara pada urutan ketiga se-kabupaten/kota di provinsi Bengkulu untuk kategori rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan.
Kabupaten Bengkulu Selatan
Kabupaten Bengkulu Selatan mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp544.604 pada tahun 2024, meningkat 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp519.251,21.
Pengeluaran untuk makanan mencapai Rp670.978. Pertumbuhan ini menempatkan Kabupaten Bengkulu Selatan pada urutan keempat se-kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu dalam hal rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan. Pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan kabupaten lain mengindikasikan perlunya perhatian lebih terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.