Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Kuningan untuk rokok dan tembakau pada tahun 2025 mencapai 115422 rupiah per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 0,4 persen dibandingkan tahun 2024. Sepanjang periode 2018 sampai 2025, tercatat pergerakan nilai pengeluaran ini mengalami perubahan naik dan turun setiap tahunnya.
(Baca: Statistik Nilai Investasi PMA Sektor Industri Logam Dasar, Barang Logam, bukan Mesin dan Peralatannya Periode 2013-2025)
Nilai pengeluaran rokok dan tembakau masyarakat Kabupaten Kuningan ini setara dengan 58 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita untuk makanan jadi, dan 3,46 kali lipat lebih besar dibandingkan pengeluaran bulanan untuk keperluan kecantikan. Nilai ini juga berada 2,36 kali lipat di atas rata-rata pengeluaran untuk sabun mandi per kapita setiap bulannya.
Secara historis, pengeluaran tertinggi untuk rokok dan tembakau di wilayah ini terjadi pada tahun 2021 dengan nilai 133474 rupiah per kapita per bulan. Kenaikan tertinggi terjadi pada transisi tahun 2019 ke 2020 yaitu sebesar 24,8 persen, kemudian diikuti kenaikan 25,7 persen pada tahun berikutnya. Setelah tahun 2021, secara umum nilai pengeluaran ini bergerak stabil pada rentang 115 ribu sampai 125 ribu rupiah.
Berdasarkan peringkat seprovinsi Jawa Barat, Kabupaten Kuningan menempati urutan ke 22 dari total 27 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran rokok dan tembakau tahun 2025. Lima wilayah dengan pengeluaran tertinggi berturut-turut adalah Kabupaten Indramayu, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kabupaten Subang dan Kabupaten Purwakarta. Seluruh wilayah lima teratas ini mencatat nilai pengeluaran di atas 150 ribu rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025.
Pengeluaran Non Makanan
Badan Pusat Statistik mencatat rata-rata pengeluaran non makanan per kapita Kabupaten Kuningan pada tahun 2025 mencapai 545712 rupiah per bulan. Nilai ini menempatkan Kabupaten Kuningan pada urutan ke 24 dari seluruh wilayah di Provinsi Jawa Barat, dengan penurunan sebesar 7,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peringkat ini tetap sama seperti posisi tahun sebelumnya, tidak mengalami perubahan kenaikan maupun penurunan urutan.
(Baca: Statistik Kepadatan Penduduk Indonesia Periode 2013-2024)
Total Pengeluaran Masyarakat
Untuk total pengeluaran keseluruhan meliputi makanan dan bukan makanan, masyarakat Kabupaten Kuningan mencatat nilai 1224222 rupiah per kapita setiap bulannya pada tahun 2025. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 25 dari seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Posisi peringkat ini juga tidak berubah dibandingkan catatan tahun sebelumnya.
Pengeluaran Kebutuhan Makanan
Pengeluaran per kapita untuk kebutuhan makanan di Kabupaten Kuningan tercatat sebesar 678510 rupiah per bulan pada tahun 2025. Nilai ini mengalami kenaikan sedikit sebesar 2,4 persen dibandingkan tahun 2024, dan menempati urutan ke 25 dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Secara persentase, pengeluaran untuk makanan menyumbang 55,4 persen dari total seluruh pengeluaran masyarakat wilayah ini.
Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas. Sepanjang lima tahun terakhir, rata-rata pengeluaran rokok dan tembakau di Kabupaten Kuningan berada pada angka 121246 rupiah per kapita per bulan. Nilai tahun 2025 berada sedikit di bawah rata-rata lima tahun tersebut, yang menunjukkan tidak terjadi perubahan nilai yang signifikan dalam jangka menengah untuk kategori pengeluaran ini.