Kementerian LHK Deteksi 18.385 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Kalimantan Tengah (Senin, 14 September 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 14/09/2026 11:48 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 18.385 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 6674 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Senin (14/9/2026) pukul 11.37 WIB. Dari 18.385 titik panas terdeteksi, 1092 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 16113 titik skala sedang, dan 1180 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Meski Sudah Diguyur Hujan, Kualitas Udara Jakarta Masih Buruk)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Tengah sebanyak 4765 titik. Kalimantan Barat menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 2159 titik. Sumatera Selatan berada di posisi ketiga sebanyak 1650 titik panas.

Sebanyak 1553 titik panas terdeteksi di Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan menyusul dengan 1363 titik panas, serta Papua Barat dan Maluku masing-masing memiliki 1070 dan 1049 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Survei Kurious: Banyak Orang Merasa Kualitas Udara Indonesia Buruk)

Data Stories Terkini

Data Pasar

Macro update by
14 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.647 +0.37
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...