Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Ciamis pada tahun 2024 sebesar 209.351 rupiah. Angka ini turun sedikit 6,3% dibanding tahun 2023 yang sebesar 223.523 rupiah. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas menunjukkan bahwa pengeluaran ini menyumbang sekitar 77,9% dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di kabupaten tersebut, yang sebesar 268.513 rupiah. Selain itu, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di tahun 2024 lebih tinggi dibanding rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan (35.108 rupiah), perawatan (68.268 rupiah), dan sabun mandi (60.121 rupiah).
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kep. Riau 2015 - 2024)
Dari data historis periode 2018 hingga 2024, pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Ciamis menunjukkan fluktuasi yang jelas. Tahun 2018 ke 2019 naik sedikit 4,8% menjadi 180.267 rupiah, tahun 2019 ke 2020 naik 6,5% menjadi 192.024 rupiah, tahun 2020 ke 2021 turun sedikit 6,3% menjadi 179.844 rupiah, tahun 2021 ke 2022 naik 9,4% menjadi 196.793 rupiah, tahun 2022 ke 2023 naik 13,6% menjadi 223.523 rupiah (pengeluaran tertinggi sepanjang periode), dan tahun 2023 ke 2024 turun sedikit 6,3% kembali ke 209.351 rupiah. Rata-rata pengeluaran selama tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 209.889 rupiah, yang sedikit lebih tinggi dari rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) yaitu 196.644 rupiah.
Pada tahun 2024, Kabupaten Ciamis berada di peringkat 21 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Barat untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi. Di tingkat nasional, kabupaten ini berada di peringkat 204 dan di pulau Jawa berada di peringkat 78. Dibandingkan dengan lima kabupaten/kota teratas di provinsi, perbedaan nilai pengeluaran cukup signifikan: Kota Bekasi berada di peringkat 1 dengan 478.517 rupiah dan pertumbuhan 12,5%, Kota Depok peringkat 2 dengan 420.276 rupiah dan pertumbuhan 6,2%, Kabupaten Bekasi peringkat3 dengan 398.530 rupiah dan pertumbuhan 30,2%, Kota Bandung peringkat4 dengan 383.870 rupiah dan pertumbuhan 2,4%, serta Kota Cimahi peringkat5 dengan 348.576 rupiah dan pertumbuhan turun sedikit 1,1%.
Kota Bekasi
Kota Bekasi memiliki pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi tertinggi di Jawa Barat pada tahun 2024, yaitu 478.517 rupiah. Pertumbuhan pengeluaran ini naik 12,5% dibanding tahun sebelumnya, yang menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di provinsi. Selain itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Bekasi mencapai 1.908.316 rupiah, dengan pertumbuhan 22,4% dibanding tahun sebelumnya, yang membuat kota ini berada di peringkat 1 di provinsi untuk indikator ini. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan per kapita sebulan di Kota Bekasi adalah 3.132.705 rupiah, dengan pertumbuhan 9,4% dibanding tahun sebelumnya, juga menjadi tertinggi di provinsi.
Kota Depok
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kota Denpasar | 2024)
Kota Depok berada di peringkat 2 di Jawa Barat untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024, dengan nilai 420.276 rupiah dan pertumbuhan 6,2% dibanding tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kota ini adalah 1.674.594 rupiah, naik 12,8% dibanding tahun sebelumnya, berada di peringkat 2 di provinsi. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan per kapita sebulan di Kota Depok adalah 2.823.253 rupiah, dengan pertumbuhan 3,6% dibanding tahun sebelumnya, juga berada di peringkat 2 di provinsi.
Kabupaten Bekasi
Kabupaten Bekasi berada di peringkat3 di Jawa Barat untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024, dengan nilai 398.530 rupiah dan pertumbuhan yang sangat signifikan yaitu 30,2% dibanding tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kabupaten ini adalah 967.482 rupiah, naik sedikit 3,4% dibanding tahun sebelumnya, berada di peringkat6 di provinsi. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan per kapita sebulan di Kabupaten Bekasi adalah 1.898.978 rupiah, turun sedikit 4,6% dibanding tahun sebelumnya, berada di peringkat6 di provinsi.
Kota Bandung
Kota Bandung berada di peringkat4 di Jawa Barat untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024, dengan nilai 383.870 rupiah dan pertumbuhan sedikit 2,4% dibanding tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kota ini adalah 1.382.176 rupiah, naik 12,2% dibanding tahun sebelumnya, berada di peringkat4 di provinsi. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan per kapita sebulan di Kota Bandung adalah 2.378.240 rupiah, turun 14% dibanding tahun sebelumnya, berada di peringkat4 di provinsi.
Kota Cimahi
Kota Cimahi berada di peringkat5 di Jawa Barat untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024, dengan nilai 348.576 rupiah dan pertumbuhan turun sedikit 1,1% dibanding tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di kota ini adalah 1.241.001 rupiah, naik 14,3% dibanding tahun sebelumnya, berada di peringkat5 di provinsi. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan per kapita sebulan di Kota Cimahi adalah 2.166.375 rupiah, turun 7,8% dibanding tahun sebelumnya, berada di peringkat5 di provinsi.