Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kota Depok pada tahun 2024 mencapai 140716 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 11,4 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih pengurangan sebesar 18130 rupiah per orang setiap bulannya. Sebelumnya pada tahun 2023, Kota Depok mencatat pengeluaran perawatan kulit tertinggi selama periode pengamatan yaitu sebesar 158846 rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA11 Kota Depok 2025)
Berdasarkan catatan historis selama tujuh tahun berturut-turut dari 2018 hingga 2024, pengeluaran perawatan kulit di Kota Depok mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 tercatat penurunan sebesar 11,9 persen, kemudian naik kembali 20 persen pada tahun 2020, naik sedikit sebesar 0,5 persen pada tahun 2021, lalu naik signifikan 36,7 persen pada tahun 2022, dilanjutkan kenaikan 21,1 persen pada tahun 2023 sebelum akhirnya turun pada tahun 2024.
Jika dibandingkan dengan posisi pengeluaran seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat, Kota Depok menempati urutan kedua untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Hanya Kota Bekasi yang mencatat nilai lebih tinggi yaitu sebesar 188344 rupiah per kapita per bulan. Secara nasional, Kota Depok berada pada urutan ke 11 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia untuk indikator yang sama.
Untuk skala pengeluaran rumah tangga secara keseluruhan, pengeluaran perawatan kulit di Kota Depok menyumbang sekitar 19,5 persen dari total pengeluaran kecantikan, sekitar 11,2 persen dari pengeluaran sabun mandi, dan sekitar 85,5 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau per kapita per bulan. Nilai ini juga setara dengan 19,4 persen dari total pengeluaran untuk aneka barang dan jasa masyarakat Kota Depok.
Terdapat perbedaan pergerakan nilai antar wilayah tetangga pada tahun 2024. Kota Bekasi yang berada di urutan pertama tetap mencatat kenaikan sebesar 6,5 persen. Sebaliknya Kota Bogor yang berada di urutan ketiga mengalami penurunan sebesar 17,7 persen. Kota Bandung mencatat kenaikan 16 persen, sedangkan Kota Sukabumi mengalami penurunan paling besar sebesar 52,9 persen untuk kategori pengeluaran perawatan kulit.
Kota Bekasi
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Bengkulu 2018 - 2024)
Kota Bekasi secara konsisten menempati urutan pertama di Provinsi Jawa Barat untuk seluruh kategori pengeluaran rumah tangga. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita per bulan mencapai 3132705 rupiah, dengan pengeluaran bukan makanan mencapai 1908316 rupiah atau tumbuh 22,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai pengeluaran makanan masyarakat Kota Bekasi juga menjadi tertinggi di provinsi yaitu 1224388 rupiah per kapita per bulan dengan pertumbuhan 21,3 persen. Selisih total pengeluaran antara Kota Bekasi dengan urutan kedua mencapai lebih dari 660 ribu rupiah per orang setiap bulannya.
Kota Bogor
Kota Bogor menempati urutan kedua untuk total pengeluaran per kapita di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2024 meskipun mengalami penurunan 15,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran masyarakat Kota Bogor tercatat sebesar 2470586 rupiah per kapita per bulan, dengan pengeluaran bukan makanan mencapai 1561420 rupiah atau tumbuh sangat signifikan sebesar 50,1 persen. Pengeluaran makanan masyarakat Kota Bogor tumbuh 21 persen menjadi 909166 rupiah per kapita per bulan, dan menempati urutan kelima untuk kategori pengeluaran makanan di seluruh wilayah Jawa Barat.
Kota Bandung
Kota Bandung berada di urutan ketiga untuk total pengeluaran per kapita Provinsi Jawa Barat tahun 2024 dengan nilai total 2378240 rupiah per orang setiap bulannya. Wilayah ini mencatat penurunan total pengeluaran sebesar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun untuk kategori pengeluaran makanan justru mencatat kenaikan 17,7 persen menjadi 996064 rupiah per kapita dan menempati urutan kedua untuk kategori tersebut. Pengeluaran bukan makanan di Kota Bandung tumbuh 12,2 persen menjadi 1382176 rupiah per kapita per bulan.
Kota Cimahi
Kota Cimahi menempati urutan keempat untuk seluruh indikator pengeluaran utama di Provinsi Jawa Barat tahun 2024. Total pengeluaran per kapita per bulan tercatat sebesar 2166375 rupiah, atau mengalami penurunan 7,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran bukan makanan di wilayah ini tumbuh 14,3 persen menjadi 1241001 rupiah, sedangkan pengeluaran makanan tumbuh 12,3 persen menjadi 925374 rupiah per kapita per bulan. Selisih total pengeluaran Kota Cimahi dengan Kota Bandung tercatat sekitar 211 ribu rupiah per orang setiap bulannya.