Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Lumajang tahun 2024 mencapai 229488 Rupiah. Angka ini menunjukkan sedikit naik sebesar 1.1% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 227099 Rupiah. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya adalah 2388 Rupiah, yang menunjukkan pertumbuhan yang tidak signifikan pada tahun ini.
(Baca: PDRB ADHB Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi Periode 2013-2024)
Data historis dari tahun 2018 hingga 2023 menunjukkan fluktuasi yang jelas pada pengeluaran ini. Tahun 2018, pengeluaran berada di 129965 Rupiah, lalu sedikit naik sebesar 5.3% menjadi 136839 Rupiah di tahun 2019. Tahun 2020, terjadi sedikit turun sebesar 2.3% menjadi 133671 Rupiah, sebelum naik signifikan sebesar 21.8% menjadi 162803 Rupiah di tahun 2021. Pertumbuhan terus berlanjut dengan naik 19.8% di 2022 menjadi 194971 Rupiah, dan 16.5% di 2023 menjadi 227099 Rupiah.
Dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang sebesar 255304 Rupiah, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sebagian besar dari total pengeluaran tersebut. Data pendukung juga menunjukkan pengeluaran per kapita sebulan untuk rokok dan tembakau sebesar 93194 Rupiah, sabun mandi sebesar 65242 Rupiah, serta perawatan sebesar 44451 Rupiah, yang menunjukkan prioritas pengeluaran masyarakat Lumajang.
Kabupaten Lumajang berada di peringkat 13 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Timur untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Di pulau Jawa, wilayah ini berada di peringkat 57, dan se-Indonesia peringkat 147. Beberapa kabupaten/kota teratas di Jawa Timur untuk indikator ini adalah Kota Surabaya (peringkat 1, 400939 Rupiah, pertumbuhan 14%), Kota Madiun (peringkat 2, 342580 Rupiah, pertumbuhan -3.8%), Kabupaten Gresik (peringkat 3, 323668 Rupiah, pertumbuhan 0.7%), Kota Pasuruan (peringkat 4, 308066 Rupiah, pertumbuhan 3.1%), dan Kota Kediri (peringkat 5, 303435 Rupiah, pertumbuhan 8.6%).
Kota Surabaya
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Tolikara Periode 2004 - 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Surabaya tahun 2024 mencapai 1541006 Rupiah, naik sebesar 34% dibanding tahun sebelumnya. Wilayah ini berada di peringkat 1 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Timur untuk indikator ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Surabaya tahun 2024 adalah 2602451 Rupiah, sedikit turun sebesar 2.3% dibanding tahun sebelumnya, dengan peringkat 1 di provinsi. Selain itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Surabaya tahun 2024 adalah 1061445 Rupiah, naik sebesar 29.6% dibanding tahun sebelumnya, juga berada di peringkat 1 di Jawa Timur.
Kabupaten Sumenep
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Sumenep tahun 2024 mencapai 633261 Rupiah, naik sebesar 19.6% dibanding tahun sebelumnya. Wilayah ini berada di peringkat 14 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Timur untuk indikator ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Sumenep tahun 2024 adalah 1530461 Rupiah, sedikit turun sebesar 15.7% dibanding tahun sebelumnya, dengan peringkat 10 di provinsi. Selain itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Sumenep tahun 2024 adalah 897200 Rupiah, sedikit turun sebesar 10.3% dibanding tahun sebelumnya, berada di peringkat 2 di Jawa Timur.
Kota Malang
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Malang tahun 2024 mencapai 1216228 Rupiah, naik sebesar 4.5% dibanding tahun sebelumnya. Wilayah ini berada di peringkat 2 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Timur untuk indikator ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Malang tahun 2024 adalah 1954918 Rupiah, sedikit turun sebesar 10.8% dibanding tahun sebelumnya, dengan peringkat 4 di provinsi. Selain itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Malang tahun 2024 adalah 738690 Rupiah, naik sebesar 3.3% dibanding tahun sebelumnya, berada di peringkat 10 di Jawa Timur.
Kabupaten Banyuwangi
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Banyuwangi tahun 2024 mencapai 722265 Rupiah, naik sebesar 37.2% dibanding tahun sebelumnya. Wilayah ini berada di peringkat 12 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Timur untuk indikator ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Banyuwangi tahun 2024 adalah 1516292 Rupiah, naik sebesar 5.4% dibanding tahun sebelumnya, dengan peringkat 11 di provinsi. Selain itu, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Banyuwangi tahun 2024 adalah 794027 Rupiah, naik sebesar 39.8% dibanding tahun sebelumnya, berada di peringkat 7 di Jawa Timur.