Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk kecantikan per kapita sebulan di Kabupaten Kepulauan Aru pada tahun 2024 sebesar 30.229 rupiah. Angka ini menunjukkan peningkatan sedikit sebesar 1,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 29.866 rupiah. Selisih pengeluaran kecantikan dengan tahun sebelumnya mencapai 362,7 rupiah. Pengeluaran ini merupakan bagian dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang sebesar 215.452 rupiah di wilayah tersebut.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Barat 2015 - 2024)
Pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Kepulauan Aru pada tahun 2024 menyumbang sekitar 14 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk perawatan yang sebesar 62.467 rupiah. Dibandingkan dengan pengeluaran untuk makanan jadi yang sebesar 96.694 rupiah per kapita sebulan, pengeluaran kecantikan hanya sekitar 31 persen dari nilai tersebut. Pengeluaran untuk sabun mandi yang termasuk dalam kategori perawatan pribadi bahkan lebih tinggi, yaitu 66.004 rupiah per kapita sebulan, dua kali lipat lebih besar dari pengeluaran untuk kecantikan.
Data historis pengeluaran kecantikan dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan fluktuasi yang jelas. Pada tahun 2018, pengeluaran kecantikan sebesar 25.392 rupiah, naik sedikit menjadi 26.112 rupiah pada tahun 2019. Namun, terjadi penurunan yang signifikan sebesar 36 persen pada tahun 2020 menjadi 16.714 rupiah. Tahun 2021 mengalami kenaikan yang besar sebesar 56,3 persen menjadi 26.127 rupiah, lalu turun sedikit sebesar 28,7 persen pada tahun 2022 menjadi 18.619 rupiah. Tahun 2023 mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 60,4 persen menjadi 29.866 rupiah sebelum naik sedikit pada tahun 2024. Anomali terjadi pada tahun 2020 di mana pengeluaran kecantikan turun secara drastis dibandingkan tahun sebelumnya, hal ini menunjukkan adanya perubahan kondisi ekonomi atau prioritas pengeluaran masyarakat pada saat itu.
Berdasarkan data perbandingan dari BPS, Kabupaten Kepulauan Aru menempati peringkat ke-5 dalam pengeluaran kecantikan di antara kabupaten/kota di Provinsi Maluku pada tahun 2024. Peringkat ini tetap sama dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten/kota dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di provinsi adalah Kota Ambon dengan nilai 68.253 rupiah per kapita sebulan, yang mengalami pertumbuhan sebesar 11,8 persen dari tahun sebelumnya. Diikuti oleh Kota Tual dengan 53.499 rupiah (pertumbuhan 39,4 persen), Kabupaten Maluku Tenggara dengan 39.048 rupiah (pertumbuhan 11,4 persen), dan Kabupaten Maluku Tengah dengan 35.854 rupiah (pertumbuhan 21,3 persen). Di tingkat nasional, Kabupaten Kepulauan Aru menempati peringkat ke-295 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk kecantikan di Kabupaten Kepulauan Aru selama tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 26.238 rupiah, yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) sebesar 23.468 rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa pengeluaran masyarakat untuk kecantikan mengalami peningkatan secara perlahan selama beberapa tahun terakhir, meskipun terjadi fluktuasi setiap tahun.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA3 Kota Depok 2025)
Kota Ambon
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Ambon pada tahun 2024 sebesar 996.551 rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 11,6 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 892.582 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Ambon pada tahun 2024 sebesar 1.766.770 rupiah, naik sedikit sebesar 0,7 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai 770.218 rupiah per kapita sebulan, dengan pertumbuhan sebesar 6 persen dari tahun sebelumnya. Kota Ambon menempati peringkat ke-1 di Provinsi Maluku untuk ketiga kategori pengeluaran ini, menunjukkan bahwa masyarakat Kota Ambon memiliki daya beli yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di provinsi, bahkan pengeluaran bukan makanan di sini hampir dua kali lipat dari pengeluaran bukan makanan di Kabupaten Kepulauan Aru.
Kota Tual
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Tual pada tahun 2024 sebesar 602.421 rupiah, mengalami pertumbuhan sebesar 18,7 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 507.461 rupiah. Namun, rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan turun sebesar 12,3 persen menjadi 1.248.980 rupiah dari tahun sebelumnya yang sebesar 1.424.799 rupiah. Pengeluaran untuk makanan di Kota Tual pada tahun 2024 sebesar 646.559 rupiah per kapita sebulan, naik sebesar 26,4 persen dari tahun sebelumnya. Kota Tual menempati peringkat ke-2 di Provinsi Maluku untuk rata-rata pengeluaran bukan makanan dan pengeluaran total, serta peringkat ke-4 untuk pengeluaran makanan, menunjukkan bahwa pengeluaran masyarakat di sini masih berada di tingkat tinggi meskipun terjadi penurunan pada pengeluaran total.
Kabupaten Buru
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Buru pada tahun 2024 sebesar 558.129 rupiah, turun sedikit sebesar 0,8 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 562.353 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan turun sebesar 11,1 persen menjadi 1.215.290 rupiah dari tahun sebelumnya yang sebesar 1.366.881 rupiah. Pengeluaran untuk makanan di Kabupaten Buru pada tahun 2024 sebesar 657.161 rupiah per kapita sebulan, naik sebesar 24 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Buru menempati peringkat ke-3 di Provinsi Maluku untuk ketiga kategori pengeluaran ini, menunjukkan bahwa pengeluaran masyarakat di wilayah ini masih berada di tingkat menengah atas di provinsi, dengan pengeluaran makanan yang lebih tinggi dibandingkan Kota Tual.
Kabupaten Maluku Tengah
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 2024 sebesar 545.981 rupiah, naik sebesar 8,8 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 501.614 rupiah. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan turun sebesar 11,5 persen menjadi 1.174.978 rupiah dari tahun sebelumnya yang sebesar 1.327.596 rupiah. Pengeluaran untuk makanan di Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 2024 sebesar 628.997 rupiah per kapita sebulan, naik sebesar 3,4 persen dari tahun sebelumnya. Kabupaten Maluku Tengah menempati peringkat ke-4 di Provinsi Maluku untuk rata-rata pengeluaran bukan makanan dan total, serta peringkat ke-5 untuk pengeluaran makanan, menunjukkan bahwa pertumbuhan pengeluaran bukan makanan di sini lebih lambat dibandingkan wilayah lain di provinsi.