Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kota Sungai Penuh pada tahun 2025 mencapai 301962 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 10,9 persen dibandingkan tahun 2024. Pada tahun 2024, pengeluaran kategori ini hanya tercatat mengalami kenaikan sedikit sebesar 0,8 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Selatan 2025)
Sepanjang periode 2018 hingga 2025, nilai pengeluaran kategori ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 terjadi kenaikan sebesar 16,2 persen, kemudian turun secara berturut-turut pada tahun 2020 dan 2021 masing-masing sebesar 11 persen dan 8,7 persen. Setelah tahun 2021, nilai pengeluaran ini kembali naik secara berturut-turut hingga tahun 2025.
Dalam lingkup provinsi Jambi, Kota Sungai Penuh menempati urutan kedua untuk nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025. Hanya Kota Jambi yang mencatat nilai lebih tinggi, yaitu sebesar 459666 rupiah per kapita per bulan. Urutan ketiga ditempati oleh Kabupaten Muaro Jambi dengan nilai 280745 rupiah. Secara nasional, Kota Sungai Penuh menempati urutan 138 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Badan Pusat Statistik juga mencatat rincian pengeluaran pendukung di wilayah ini. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi mencapai 235811 rupiah, pengeluaran untuk rokok dan tembakau 143581 rupiah, perawatan pribadi 78869 rupiah, sabun mandi 70708 rupiah serta pengeluaran untuk kecantikan 64685 rupiah. Seluruh kategori ini menjadi bagian dari total pengeluaran aneka barang dan jasa masyarakat.
Perbandingan Pengeluaran Antar Wilayah Provinsi Jambi
Kota Jambi sebagai wilayah dengan pengeluaran tertinggi di provinsi Jambi justru mencatat penurunan sebesar 7,8 persen untuk kategori aneka barang dan jasa pada tahun 2025. Berbeda dengan hal tersebut, Kabupaten Merangin mencatat kenaikan tertinggi sebesar 25,4 persen, disusul Kabupaten Tebo dengan kenaikan 20,2 persen dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebesar 16,7 persen. Sebagian besar wilayah lain di provinsi Jambi justru mencatat penurunan nilai pengeluaran pada kategori yang sama.
(Baca: Jumlah Hotel di DI Yogyakarta | 2025)
Pola Pengeluaran Total Masyarakat
Untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan per kapita per bulan, Kota Sungai Penuh berada di luar lima besar wilayah di provinsi Jambi. Kota Jambi masih menempati urutan pertama dengan total pengeluaran 2088174 rupiah per kapita per bulan, meskipun mengalami penurunan sebesar 6,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Urutan kedua ditempati Kabupaten Bungo dengan nilai 1588758 rupiah, kemudian Kabupaten Muaro Jambi pada urutan ketiga.
Pengeluaran Kategori Makanan
Khusus kategori pengeluaran makanan, Kota Jambi kembali menempati urutan pertama dengan nilai 935409 rupiah per kapita per bulan dan mengalami kenaikan sedikit sebesar 1,6 persen. Kabupaten Muaro Jambi berada di urutan kedua dengan nilai 858166 rupiah, namun mengalami penurunan sebesar 2,1 persen. Hanya tiga wilayah di provinsi Jambi yang mencatat kenaikan pengeluaran makanan pada tahun 2025, sementara tujuh wilayah lain mengalami penurunan nilai.
Pengeluaran Kategori Bukan Makanan
Pada kategori pengeluaran bukan makanan, Kota Jambi masih menjadi wilayah dengan nilai tertinggi yaitu 1152765 rupiah per kapita per bulan, namun mengalami penurunan sebesar 12,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu Kabupaten Merangin mencatat kenaikan tertinggi sebesar 16,7 persen untuk kategori ini, menjadikannya salah satu wilayah dengan pertumbuhan konsumsi bukan makanan terbaik di provinsi Jambi sepanjang tahun 2025.