Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada tahun 2024 mencapai 125.823 rupiah. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 3,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, di mana pengeluaran pada tahun 2023 sebesar 130.405 rupiah. Selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya turun 4.582 rupiah per kapita sebulan.
(Baca: Harga Emas Terbaru Hari Ini Naik ke Rp2,84 Juta per Gram)
Bandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang sebesar 172.518 rupiah, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sekitar 72,9 persen dari total tersebut. Di sisi lain, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi juga lebih tinggi dibandingkan pengeluaran untuk kecantikan (22.032 rupiah) dan perawatan (41.852 rupiah), namun lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk rokok dan tembakau (127.513 rupiah) dan sabun mandi (52.947 rupiah).
Lihat dari data historis selama tujuh tahun (2018-2024), pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Donggala menunjukkan tren naik dengan beberapa penurunan. Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebesar 130.405 rupiah, sementara penurunan terjadi pada tahun 2020 dan 2024. Rata-rata pengeluaran selama lima tahun terakhir (2019-2023) sebesar 107.511 rupiah, yang artinya pengeluaran tahun 2024 sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata tersebut.
Dalam perbandingan antar kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, Kabupaten Donggala menempati peringkat ke-9 untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi pada tahun 2024. Peringkat ini lebih rendah dibandingkan Kota Palu (peringkat ke-1) dengan pengeluaran 242.001 rupiah, Kabupaten Morowali (peringkat ke-2) dengan 219.453 rupiah, Kabupaten Banggai (peringkat ke-3) dengan 189.480 rupiah, Kabupaten Morowali Utara (peringkat ke-4) dengan 182.230 rupiah, dan Kabupaten Parigi Moutong (peringkat ke-5) dengan 158.593 rupiah. Dari lima kabupaten/kota tersebut, hanya Kabupaten Morowali Utara yang mengalami penurunan pengeluaran sebesar 9,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara yang lain mengalami peningkatan.
Kabupaten Morowali
(Baca: Jumlah Perceraian di Kalimantan Timur Periode 2019-2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Morowali pada tahun 2024 mencapai 1.028.923 rupiah, yang menunjukkan peningkatan sebesar 50,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini membuat Kabupaten Morowali menempati peringkat ke-1 di Sulawesi Tengah untuk kategori pengeluaran bukan makanan. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan secara keseluruhan, pengeluaran tahun 2024 sebesar 2.008.616 rupiah, dengan peningkatan sebesar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai 979.693 rupiah, naik sebesar 27,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-1 di provinsi.
Kota Palu
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Palu pada tahun 2024 sebesar 960.675 rupiah, dengan peningkatan sebesar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Palu menempati peringkat ke-2 di Sulawesi Tengah untuk kategori ini. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan secara keseluruhan, pengeluaran tahun 2024 sebesar 1.668.616 rupiah, sedikit menurun sebesar 0,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai 707.941 rupiah, naik sebesar 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-3 di provinsi.
Kabupaten Morowali Utara
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Morowali Utara pada tahun 2024 sebesar 698.860 rupiah, naik sebesar 8,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten ini menempati peringkat ke-3 di Sulawesi Tengah untuk kategori ini. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan secara keseluruhan, pengeluaran tahun 2024 sebesar 1.570.999 rupiah, menurun sebesar 2,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai 872.138 rupiah, naik sebesar 32,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-2 di provinsi.
Kabupaten Banggai
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Banggai pada tahun 2024 sebesar 608.711 rupiah, naik sebesar 10,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten ini menempati peringkat ke-5 di Sulawesi Tengah untuk kategori ini. Untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan secara keseluruhan, pengeluaran tahun 2024 sebesar 1.314.629 rupiah, sedikit menurun sebesar 2,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sendiri mencapai 705.918 rupiah, naik sebesar 22,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati peringkat ke-4 di provinsi.