Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kota Ternate pada tahun 2024 mencapai 116975 rupiah. Nilai ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 46,2 persen dibandingkan tahun 2023. Angka ini merupakan pengeluaran tertinggi yang tercatat selama periode pengamatan tujuh tahun terakhir sejak 2018.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Tana Tidung | 2024)
Selama periode 2018 hingga 2024, pengeluaran perawatan kulit di kota ini sempat mengalami penurunan berturut-turut selama tiga tahun. Dimulai dari tahun 2018 sebesar 99806 rupiah, turun sedikit pada 2019, turun sedikit lagi pada 2020, dan mencapai titik terendah pada tahun 2021 sebesar 68809 rupiah. Setelah tahun 2021, angka pengeluaran mulai naik kembali hingga mencapai nilai tertinggi pada tahun 2024.
Pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 setara dengan 29,1 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita untuk kecantikan, dan 10,8 persen dari total pengeluaran aneka barang jasa masyarakat. Nilai ini juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengeluaran untuk rokok dan tembakau per kapita di wilayah ini. Secara historis lima tahun terakhir, rata-rata pengeluaran perawatan kulit di Kota Ternate berada pada angka 85427 rupiah per kapita per bulan.
Berdasarkan data perbandingan se-provinsi Maluku Utara, Kota Ternate menempati urutan kedua untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2024. Hanya Kabupaten Halmahera Timur yang mencatatkan nilai lebih tinggi dengan 121203 rupiah dan pertumbuhan 92,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Urutan di bawah Kota Ternate secara berturut-turut diisi oleh Kabupaten Halmahera Tengah, Halmahera Utara dan Kepulauan Sula.
Secara nasional, Kota Ternate menempati peringkat 33 dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia untuk kategori pengeluaran perawatan kulit per kapita. Peringkat ini tetap tidak berubah dibandingkan catatan tahun sebelumnya. Sementara untuk tingkat pulau Maluku secara keseluruhan, Kota Ternate juga tetap menempati urutan kedua.
Kabupaten Halmahera Timur
(Baca: Harga Beras Kualitas Super I di Pasar Modern Maluku Utara Hari Ini Stabil di Rp19,8 Ribu per Kg, Update 06 Juli 2026)
Kabupaten Halmahera Timur mencatatkan pengeluaran perawatan kulit tertinggi di Maluku Utara tahun 2024 dengan nilai 121203 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini juga mencatatkan pertumbuhan paling tinggi sebesar 92,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya satu-satunya wilayah di provinsi ini yang pertumbuhannya melampaui Kota Ternate. Untuk total pengeluaran per kapita makanan dan bukan makanan, kabupaten ini berada di peringkat kedua se-provinsi dengan nilai 1691643 rupiah per bulan, tumbuh 20,5 persen dari tahun sebelumnya.
Kabupaten Halmahera Tengah
Sebagai wilayah dengan peringkat ketiga pengeluaran perawatan kulit tahun 2024, Kabupaten Halmahera Tengah mencatatkan nilai 78618 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mengalami penurunan sedikit sebesar 3,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebaliknya, untuk total pengeluaran keseluruhan masyarakat, kabupaten ini menempati peringkat pertama se-provinsi Maluku Utara dengan nilai total pengeluaran mencapai 2227076 rupiah per kapita per bulan, tumbuh 8,6 persen dari tahun sebelumnya.
Kota Tidore Kepulauan
Kota Tidore Kepulauan menempati urutan kedelapan untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan nilai 62008 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan penurunan sebesar 30,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi penurunan terbesar kedua di seluruh provinsi Maluku Utara. Untuk total pengeluaran masyarakat keseluruhan, kota ini berada di peringkat ketiga se-provinsi dengan nilai 1557703 rupiah per kapita per bulan, mengalami penurunan sebesar 10,7 persen dari tahun sebelumnya.
Kabupaten Halmahera Utara
Kabupaten Halmahera Utara berada di peringkat keempat untuk pengeluaran perawatan kulit tahun 2024 dengan nilai 73311 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan penurunan sebesar 14,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori total pengeluaran per kapita, kabupaten ini menempati urutan keempat se-provinsi dengan nilai 1483764 rupiah per bulan, mencatatkan kenaikan sebesar 14,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.