Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Aceh Barat Daya pada tahun 2025 mencapai 176495 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 0,8 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebelumnya tercatat sebesar 177835 Rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode data tahun 2018 hingga 2025, nilai pengeluaran tertinggi kategori ini terjadi pada tahun 2024.
(Baca: Empat Hari Terakhir, Harga Gandum Kontrak Tiga Bulan - US Wheat Futures Terus Turun)
Sepanjang 8 tahun periode pencatatan, pengeluaran kategori ini menunjukkan pergerakan naik turun. Penurunan terdalam terjadi pada tahun 2019 dengan angka minus 17,4 persen dari tahun sebelumnya. Sementara kenaikan tertinggi tercatat pada tahun 2020 dengan pertumbuhan sebesar 29,8 persen. Pada tiga tahun terakhir yaitu 2023, 2024 dan 2025, rata-rata pertumbuhan pengeluaran kategori ini hanya sebesar 8,3 persen secara kumulatif.
Berdasarkan data perbandingan se-provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Barat Daya menempati urutan ke 21 dari total 23 kabupaten dan kota di provinsi ini untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025. Posisi ini tidak mengalami perubahan dibandingkan urutan pada tahun sebelumnya. Secara nasional, wilayah ini berada di peringkat 422 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan secara lingkup pulau Sumatera berada di urutan 134.
Untuk kategori pengeluaran total per kapita per bulan yaitu gabungan makanan dan bukan makanan, Kabupaten Aceh Barat Daya tercatat berada di urutan 15 se-provinsi Aceh pada tahun 2025 dengan nilai total 1243560 Rupiah. Nilai pengeluaran aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 14,2 persen dari total pengeluaran masyarakat per kapita di wilayah ini. Sementara untuk pengeluaran makanan saja, wilayah ini berada di urutan 13 se-provinsi Aceh.
Kota Banda Aceh
Kota Banda Aceh secara konsisten menempati urutan pertama seluruh wilayah di Aceh untuk seluruh kategori pengeluaran masyarakat. Pada tahun 2025, pengeluaran aneka barang dan jasa di kota ini mencapai 437393 Rupiah per kapita per bulan, atau hampir 2,5 kali lipat dibandingkan nilai Kabupaten Aceh Barat Daya. Meskipun mengalami pertumbuhan 10,1 persen pada tahun 2025 untuk kategori aneka barang jasa, total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan di kota ini justru mengalami penurunan sedikit sebesar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran masyarakat per kapita di Kota Banda Aceh mencapai 2565676 Rupiah per bulan, nilai tertinggi di seluruh provinsi.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Lombok Timur | 2025)
Kota Sabang
Kota Sabang menempati urutan kedua se-provinsi Aceh untuk total pengeluaran masyarakat tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan pengeluaran aneka barang dan jasa sebesar 371748 Rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan minus 13,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Berbeda dengan kategori tersebut, total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan di Kota Sabang justru mengalami kenaikan sebesar 9,1 persen pada tahun yang sama. Pengeluaran makanan saja di wilayah ini mencapai 983830 Rupiah per kapita per bulan, urutan kedua tertinggi di Aceh.
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bener Meriah berada di urutan ketiga se-provinsi Aceh untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025 dengan nilai 326597 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 9,9 persen untuk kategori ini dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Bener Meriah juga tercatat turun sebesar 10,1 persen pada tahun 2025, menjadi 1581018 Rupiah per kapita per bulan. Pengeluaran makanan saja di wilayah ini mencapai 931550 Rupiah per kapita per bulan, urutan keempat tertinggi di seluruh provinsi Aceh.
Kota Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe menempati urutan keempat se-provinsi Aceh untuk pengeluaran aneka barang dan jasa pada tahun 2025 dengan nilai tercatat 299697 Rupiah per kapita per bulan. Kategori ini mengalami penurunan sedikit sebesar 3,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun total pengeluaran bukan makanan justru naik sebesar 2 persen pada periode yang sama. Total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan di kota ini mencapai 1900198 Rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 3,9 persen tahun 2025. Pengeluaran makanan di wilayah ini tercatat 900567 Rupiah per kapita per bulan, urutan kelima tertinggi di Aceh.