Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Melawi pada tahun 2025 mencapai 224991 rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,9 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 208431 rupiah. Selisih kenaikan nilai pengeluaran pada periode tersebut mencapai 16559,9 rupiah per kapita setiap bulannya. Pada tahun 2024, wilayah ini sempat mencatat penurunan sebesar 10 persen setelah sebelumnya terjadi kenaikan berturut-turut sejak tahun 2018.
(Baca: Biaya Pendidikan di Kabupaten Mamuju Bulan Juli Naik 0,87%)
Catatan historis sejak tahun 2018 menunjukkan pergerakan pengeluaran ini mengalami naik turun. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2020 dengan peningkatan 47,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah tahun 2020, kenaikan terjadi secara bertahap hingga mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2023 sebesar 231530 rupiah. Setelah tahun 2023 terjadi penurunan pada tahun 2024, sebelum akhirnya kembali naik pada tahun 2025. Sepanjang delapan tahun data yang tercatat, hanya terjadi satu kali penurunan yaitu pada tahun 2024.
Secara peringkat di tingkat provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Melawi menempati urutan ke 10 dari 14 kabupaten dan kota yang ada untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025. Peringkat ini tidak berubah dibandingkan posisi tahun sebelumnya. Di atas Kabupaten Melawi berturut-turut adalah Kota Pontianak, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kota Singkawang, dan Kabupaten Sintang. Sementara di tingkat nasional, wilayah ini menempati urutan ke 291 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Untuk kategori pengeluaran total per kapita gabungan makanan dan bukan makanan, Kabupaten Melawi menempati urutan ke 9 se Kalimantan Barat pada tahun 2025. Total pengeluaran masyarakat wilayah ini mencapai 1370587 rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 16,4 persen dari total seluruh pengeluaran masyarakat Kabupaten Melawi pada tahun berjalan.
Kabupaten Melawi
(Baca: PDRB ADHB Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, bukan Mobil dan Sepeda Motor di Riau | 2025)
Pengeluaran per kapita untuk kategori bukan makanan di Kabupaten Melawi tercatat sebesar 663833 rupiah per bulan pada tahun 2025, dengan pertumbuhan sebesar 7,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menempatkan wilayah ini di urutan ke 5 dari seluruh kabupaten kota di Kalimantan Barat untuk kategori pengeluaran bukan makanan. Sementara untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Melawi tercatat berada di urutan paling bawah yaitu nomor 14 se provinsi dengan nilai 706754 rupiah per kapita per bulan dan pertumbuhan sedikit sebesar 1,9 persen.
Kota Pontianak
Sebagai ibukota provinsi, Kota Pontianak secara konsisten menempati urutan pertama untuk seluruh kategori pengeluaran masyarakat di Kalimantan Barat. Pada tahun 2025, total pengeluaran per kapita wilayah ini mencapai 2358515 rupiah per bulan dengan pertumbuhan sebesar 3,9 persen. Pengeluaran aneka barang dan jasa Kota Pontianak mencapai 418712 rupiah per bulan, hampir dua kali lipat dibandingkan nilai yang tercatat di Kabupaten Melawi pada tahun yang sama.
Kabupaten Sambas
Kabupaten Sambas mencatat pertumbuhan pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi se Kalimantan Barat pada tahun 2025 dengan angka 66,4 persen. Nilai pengeluaran kategori ini di wilayah tersebut mencapai 249310 rupiah per kapita per bulan, atau lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Melawi. Total pengeluaran masyarakat Kabupaten Sambas mencapai 1380588 rupiah per bulan, menempati urutan ke 7 se provinsi dan berada tiga peringkat di atas Kabupaten Melawi.
Kabupaten Landak
Kabupaten Landak menjadi satu dari sedikit wilayah yang mencatat penurunan untuk pengeluaran aneka barang dan jasa pada tahun 2025. Penurunan yang terjadi mencapai 19,9 persen, menjadikan nilai pengeluaran kategori ini sebesar 213987 rupiah per kapita per bulan. Angka ini berada sedikit di bawah nilai yang tercatat di Kabupaten Melawi. Total pengeluaran masyarakat Kabupaten Landak tercatat sebesar 1310960 rupiah per bulan dan menempati urutan ke 12 se provinsi Kalimantan Barat.