- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data historis PDB Paritas Daya Beli Swedia hingga tahun 2024 yang menunjukkan nilai saat ini tercatat 8,43 unit. Pada tahun ini terjadi pertumbuhan sebesar 0,37 persen, setelah tahun sebelumnya mencatat lonjakan pertumbuhan positif 2,35 persen. Selama tiga tahun terakhir 2022-2024, rata-rata pertumbuhan tahunan Swedia hanya mencapai 0,49 persen. Angka ini jauh lebih baik dibanding rata-rata lima tahun terakhir 2020-2024 yang tercatat -0,35 persen, artinya periode tiga tahun terakhir menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi meski pertumbuhan masih sangat lemah.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Laos 2024)
Sepanjang 10 tahun data tersedia, puncak tertinggi nilai PDB PPP Swedia terjadi pada tahun 2018 dengan nilai 8,87 unit. Setelah titik tersebut terjadi penurunan berkelanjutan selama 4 tahun berturut-turut hingga menyentuh titik terendah pada tahun 2022 di angka 8,21 unit. Penurunan berkelanjutan selama 4 tahun ini merupakan anomali dalam catatan 10 tahun terakhir, dimana sebelumnya tidak pernah terjadi penurunan lebih dari 2 tahun berturut-turut pada indikator ini.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Swedia terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Data fluktuatif yang terjadi pada periode 2019-2024 diartikan sebagai periode dimana setelah penurunan dalam 4 tahun berturut-turut, mulai terjadi pemulihan kecil mulai tahun 2023. Fluktuasi ini ditunjukkan dengan perubahan arah pertumbuhan dari negatif selama 4 tahun berturut-turut menjadi positif pada 2023 dan tetap positif meski melambat pada 2024. Tidak ada periode lain dalam 10 tahun terakhir yang menunjukkan perubahan arah pertumbuhan secepat periode ini.
Terkait peringkat regional Eropa, posisi Swedia turun satu peringkat dari peringkat 7 yang dipertahankan konsisten selama 7 tahun berturut-turut sejak 2015. Mulai tahun 2022, posisi Swedia turun menjadi peringkat 8, dan posisi ini tetap dipertahankan hingga tahun 2024 tanpa ada perubahan peningkatan maupun penurunan lagi hingga saat ini.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Kepulauan Marshall 2024)
Perbandingan dengan negara lain di kawasan Eropa menunjukkan selama tiga tahun terakhir, Norwegia mencatat pertumbuhan PDB PPP terburuk turun 2,56 persen. Posisi Swedia pada tahun 2024 berada satu peringkat dibawah Norwegia, meski Swedia berhasil mencatatkan pertumbuhan positif dua tahun berturut-turut sementara Norwegia masih berada pada jalur kontraksi. Kontraksi disini berarti nilai PDB PPP negara tersebut terus mengalami penurunan nilai tahun demi tahun tanpa terjadi pemulihan.
IMF juga merilis proyeksi PDB PPP Swedia hingga tahun 2030. Berdasarkan proyeksi tersebut, akan terjadi kontraksi kecil pada tahun 2025 dan 2026 masing-masing turun 0,53 persen dan -0,18 persen, yang artinya nilai PDB PPP Swedia akan kembali turun setelah pemulihan kecil di 2023 dan 2024. Setelah tahun 2026, proyeksi menunjukkan pertumbuhan sangat kecil bergantian dengan kontraksi kecil, tanpa ada indikasi pemulihan kembali ke level sebelum tahun 2019.
Secara keseluruhan kondisi ekonomi yang diukur dengan PDB PPP Swedia 2024 menunjukkan pemulihan yang sangat lemah dan tidak berkelanjutan. Dibanding rata-rata 10 tahun terakhir, nilai 2024 masih berada 3,1 persen dibawah rata-rata historis. Proyeksi ke depan juga tidak menunjukkan perbaikan berarti, sehingga resiko stagnasi ekonomi jangka menengah tetap menjadi ancaman utama bagi Swedia.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.942 | +0.24 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |