Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Kendal untuk kebutuhan kecantikan pada tahun 2024 sebesar 28873 rupiah per orang per bulan. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 21,3 persen dibandingkan tahun 2023. Penurunan ini merupakan penurunan terbesar sepanjang periode data 2018 hingga 2024 yang tercatat.
(Baca: Update Harga Emas Hari Ini Naik Menjadi Rp2,82 Juta)
Sepanjang tujuh tahun terakhir, pengeluaran kecantikan masyarakat Kabupaten Kendal menunjukkan pola naik secara bertahap sejak tahun 2018 hingga mencapai nilai tertinggi pada tahun 2022 sebesar 37190 rupiah per kapita per bulan. Setelah tahun 2022, terjadi penurunan sedikit pada tahun 2023 sebesar 1,4 persen, sebelum kemudian turun sangat dalam pada tahun 2024.
Nilai pengeluaran kecantikan tahun 2024 setara dengan 13,9 persen dari rata-rata pengeluaran aneka barang jasa, 13,5 persen dari pengeluaran makanan jadi, dan 47 persen dari pengeluaran untuk perawatan umum per kapita per bulan. Angka ini juga lebih kecil dibandingkan pengeluaran rata-rata untuk sabun mandi yang mencapai 51400 rupiah per kapita per bulan.
Berdasarkan peringkat se-provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Kendal berada di urutan ke 24 dari total 35 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun 2024. Posisi ini berada tepat di bawah Kabupaten Brebes dan tepat di atas Kabupaten Grobogan. Secara nasional, wilayah ini menempati urutan ke 317 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Untuk wilayah lain di Jawa Tengah, Kota Salatiga mencatat pengeluaran kecantikan tertinggi pada tahun 2024 sebesar 75091 rupiah per kapita, diikuti Kota Semarang 74653 rupiah, Kabupaten Kudus 47643 rupiah, Kota Magelang 45594 rupiah dan Kabupaten Rembang 42569 rupiah. Dari seluruh wilayah tersebut, hanya Kota Salatiga yang juga mencatat penurunan, sementara 4 wilayah lainnya menunjukkan kenaikan pengeluaran kecantikan.
Kota Semarang
(Baca: Harga Aluminium Turun Menjadi US$3545.5 per Ton per Rabu, 06 Mei 2026)
Kota Semarang menempati urutan pertama se-provinsi Jawa Tengah untuk total pengeluaran per kapita bukan makanan pada tahun 2024 dengan nilai mencapai 1322997 rupiah per orang per bulan. Wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 12,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi untuk kategori ini di seluruh wilayah Jawa Tengah. Nilai pengeluaran bukan makanan Kota Semarang lebih dari dua kali lipat dibandingkan nilai yang tercatat untuk Kabupaten Kendal pada periode yang sama.
Kota Salatiga
Kota Salatiga menempati urutan kedua se-provinsi untuk pengeluaran bukan makanan dengan nilai 1315195 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Berbeda dengan sebagian besar wilayah lain, Kota Salatiga justru mencatat penurunan sebesar 14,4 persen untuk kategori ini dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun mengalami penurunan, nilai pengeluaran bukan makanan di wilayah ini tetap berada di atas rata-rata seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Kabupaten Kendal
Kabupaten Kendal menempati urutan ke 16 se-provinsi Jawa Tengah untuk kategori pengeluaran bukan makanan per kapita tahun 2024 dengan nilai 607750 rupiah per orang per bulan. Wilayah ini mencatat kenaikan sebesar 16,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, pertumbuhan ini berada di atas rata-rata pertumbuhan wilayah lain di provinsi yang sama. Untuk total pengeluaran makanan dan bukan makanan, Kabupaten Kendal berada di urutan ke 14 se-provinsi pada tahun yang sama.
Kabupaten Klaten
Kabupaten Klaten mencatat pertumbuhan pengeluaran bukan makanan terbesar se-Jawa Tengah pada tahun 2024 dengan kenaikan sebesar 56,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan nilai mencapai 861242 rupiah per kapita per bulan, wilayah ini melonjak ke urutan kelima se-provinsi untuk kategori ini. Pertumbuhan ini jauh melampaui pertumbuhan yang tercatat di Kabupaten Kendal maupun sebagian besar wilayah pedesaan lain di Jawa Tengah.