Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa per kapita sebulan di Kabupaten Minahasa Utara pada tahun 2024 sebesar 243.946 rupiah, mengalami penurunan sebesar 22,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini terjadi setelah pengeluaran mencapai titik tertinggi pada tahun 2023 sebesar 315.389 rupiah, dengan selisih pengeluaran dengan tahun sebelumnya mencapai minus 71.443 rupiah.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Sulawesi Selatan 2018 - 2024)
Jika dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023), pengeluaran tahun 2024 ini lebih rendah sebesar sekitar 28.000 rupiah per kapita sebulan. Dalam lima tahun terakhir (2019-2023), tren pengeluaran mengalami fluktuasi: turun sebesar 8,4 persen pada 2019, naik 15,2 persen pada 2020, turun sedikit 6,3 persen pada 2021, naik 16 persen pada 2022, dan naik 20,8 persen pada 2023 sebelum turun drastis pada 2024.
Dari data pendukung, pengeluaran terbesar dalam kategori aneka barang dan jasa pada tahun terakhir adalah untuk rokok dan tembakau sebesar 111.153 rupiah per kapita sebulan, diikuti oleh makanan jadi sebesar 196.999 rupiah, perawatan sebesar 80.086 rupiah, sabun mandi sebesar 65.728 rupiah, dan kecantikan sebesar 23.427 rupiah. Kombinasi pengeluaran ini menunjukkan bahwa kebutuhan konsumsi harian dan produk tembakau masih menjadi prioritas utama masyarakat dalam kategori ini.
Dalam perbandingan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa Utara menempati peringkat ke-7 untuk pengeluaran aneka barang dan jasa pada tahun 2024. Lima kabupaten/kota dengan pengeluaran tertinggi di provinsi ini adalah Kota Manado (462.304 rupiah, pertumbuhan 28,7 persen), Kota Tomohon (407.941 rupiah, pertumbuhan 8,3 persen), Kota Bitung (358.213 rupiah, penurunan 5,4 persen), Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (326.443 rupiah, penurunan 2 persen), dan Kabupaten Minahasa (284.277 rupiah, pertumbuhan 3,6 persen). Peringkat ini tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan posisi Kabupaten Minahasa Utara tetap stabil di kelompok menengah atas provinsi.
Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat data pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di seluruh kabupaten/kota Sulawesi Utara. Kabupaten Minahasa Utara menempati peringkat ke-6 untuk pengeluaran bukan makanan sebesar 606.465 rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di kabupaten ini sebesar 1.299.711 rupiah, mengalami penurunan 24,3 persen dibandingkan tahun 2023, dan menempati peringkat ke-6 di provinsi.
(Baca: 0,00151% Penduduk di Kabupaten Blitar Beragama Konghucu)
Kota Manado
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Manado pada tahun 2024 sebesar 907.150 rupiah, dengan pertumbuhan 15,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 1.696.743 rupiah, mengalami penurunan 6,9 persen, sedangkan pengeluaran makanan sebesar 789.594 rupiah dengan pertumbuhan 0,9 persen. Kota Manado menempati peringkat ke-1 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-2 untuk total pengeluaran, dan peringkat ke-3 untuk pengeluaran makanan di provinsi, menunjukkan posisinya sebagai pusat konsumsi terbesar di Sulawesi Utara.
Kota Tomohon
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Tomohon pada tahun 2024 sebesar 897.100 rupiah, dengan pertumbuhan 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 1.705.768 rupiah, dengan pertumbuhan 6,7 persen, sedangkan pengeluaran makanan sebesar 808.668 rupiah dengan pertumbuhan 9,7 persen. Kota Tomohon menempati peringkat ke-2 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-1 untuk total pengeluaran, dan peringkat ke-2 untuk pengeluaran makanan di provinsi, menunjukkan konsumsi masyarakat yang stabil dan tinggi di kategori ini.
Kota Bitung
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Bitung pada tahun 2024 sebesar 791.156 rupiah, dengan pertumbuhan 27,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 1.568.852 rupiah, mengalami penurunan 0,5 persen, sedangkan pengeluaran makanan sebesar 777.695 rupiah dengan pertumbuhan 12,8 persen. Kota Bitung menempati peringkat ke-3 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-4 untuk total pengeluaran, dan peringkat ke-4 untuk pengeluaran makanan di provinsi, menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam kategori bukan makanan pada tahun ini.
Kabupaten Minahasa
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Minahasa pada tahun 2024 sebesar 773.439 rupiah, dengan pertumbuhan 34,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan mencapai 1.586.208 rupiah, dengan pertumbuhan 4,7 persen, sedangkan pengeluaran makanan sebesar 812.769 rupiah dengan pertumbuhan 12,7 persen. Kabupaten Minahasa menempati peringkat ke-5 untuk pengeluaran bukan makanan, peringkat ke-3 untuk total pengeluaran, dan peringkat ke-1 untuk pengeluaran makanan di provinsi, menunjukkan bahwa konsumsi makanan menjadi prioritas utama masyarakat di kabupaten ini.