Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pengeluaran untuk sabun mandi di Kabupaten Pandeglang tahun 2024 sebesar 40877 rupiah per kapita per bulan, turun 4.3% dari tahun sebelumnya. Selisih pengeluaran ini dengan tahun 2023 adalah -1820.7 rupiah. Pengeluaran sabun mandi ini menyumbang sekitar 24.8% dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di wilayah ini yang sebesar 164630 rupiah.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Pasaman Barat | 2024)
BPS mencatat bahwa tren pengeluaran sabun mandi di Kabupaten Pandeglang dari tahun 2018 hingga 2024 mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 32087 rupiah, lalu turun 15.1% menjadi 27235 rupiah di tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran naik 28.3% menjadi 34935 rupiah, lalu naik 6.2% menjadi 37088 rupiah di 2021, naik 12.3% menjadi 41645 rupiah di 2022, naik sedikit 2.5% menjadi 42698 rupiah di 2023, dan turun 4.3% menjadi 40877 rupiah di 2024. Pengeluaran tertinggi terjadi di tahun 2023, sedangkan terendah di tahun 2019.
BPS mencatat bahwa Kabupaten Pandeglang berada di rank ke-8 dari 8 kabupaten/kota di provinsi Banten untuk pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Wilayah dengan pengeluaran sabun mandi tertinggi di Banten adalah Kota Tangerang Selatan dengan 124871 rupiah per kapita per bulan, naik 2.7% dari tahun sebelumnya. Berikutnya adalah Kota Tanggerang dengan 114272 rupiah (turun 5.8%), Kota Cilegon dengan 95582 rupiah (naik 7.8%), Kabupaten Tanggerang dengan 70344 rupiah (turun 1.3%), dan Kota Serang dengan 58917 rupiah (turun 1.1%).
BPS mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Pandeglang tahun 2024 sebesar 382455 rupiah, turun 7% dari tahun sebelumnya. Wilayah ini berada di rank ke-8 di provinsi Banten untuk kategori pengeluaran ini. Dibandingkan Kota Tangerang Selatan yang memiliki pengeluaran bukan makanan tertinggi di Banten sebesar 1627012 rupiah (naik 22.7%), pengeluaran bukan makanan di Pandeglang hanya sekitar 23.5% dari kota tersebut.
Kota Tangerang Selatan
BPS mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kota Tangerang Selatan tahun 2024 sebesar 2632593 rupiah, naik 2.1% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan sebesar 1005581 rupiah, naik 8.4% dari tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran bukan makanan sebesar 1627012 rupiah, naik 22.7%. Wilayah ini berada di rank ke-1 untuk kedua kategori pengeluaran di provinsi Banten.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua 2015 - 2024)
Kota Tanggerang
BPS mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kota Tanggerang tahun 2024 sebesar 2535589 rupiah, turun 17% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan sebesar 1147701 rupiah, naik 8.1% dari tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran bukan makanan sebesar 1387888 rupiah, naik 8.1%. Wilayah ini berada di rank ke-2 untuk kedua kategori pengeluaran di provinsi Banten.
Kota Cilegon
BPS mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kota Cilegon tahun 2024 sebesar 2014801 rupiah, turun 2.2% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan sebesar 906897 rupiah, naik 13.5% dari tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran bukan makanan sebesar 1107904 rupiah, naik 38.4%. Wilayah ini berada di rank ke-3 untuk kedua kategori pengeluaran di provinsi Banten.
Kabupaten Tanggerang
BPS mencatat bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tanggerang tahun 2024 sebesar 1577849 rupiah, turun 1.4% dari tahun sebelumnya. Pengeluaran makanan sebesar 833240 rupiah, naik 0.2% dari tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran bukan makanan sebesar 744608 rupiah, naik 12%. Wilayah ini berada di rank ke-4 untuk kedua kategori pengeluaran di provinsi Banten.