Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk sabun mandi di Kota Binjai pada tahun 2024 mencapai 88392 Rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 41,6 persen dibandingkan tahun 2023. Kenaikan ini merupakan peningkatan terbesar yang tercatat selama periode pengamatan 7 tahun terakhir sejak tahun 2018. Sebelumnya, pada tahun 2023 pengeluaran sabun mandi di wilayah ini hanya tercatat sedikit turun sebesar 0,3 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kalimantan Timur 2025)
Nilai pengeluaran sabun mandi tahun 2024 tersebut menyumbang sekitar 21,5 persen dari total pengeluaran perawatan penduduk Kota Binjai, atau sekitar 7,7 persen dari total pengeluaran untuk kategori kecantikan dan perawatan tubuh. Jika dibandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan untuk seluruh barang dan jasa, pengeluaran untuk sabun mandi menyumbang sebesar 21,5 persen dari total pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan perawatan pribadi.
Selama periode 2018 sampai 2024, pengeluaran sabun mandi di Kota Binjai mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 angka ini turun sebesar 14 persen, kemudian naik kembali 20,9 persen pada tahun 2020. Setelah itu terjadi pergerakan yang stabil selama tiga tahun berturut-turut pada rentang 56 ribu sampai 63 ribu Rupiah per kapita per bulan, sebelum terjadi lonjakan kenaikan yang sangat besar pada tahun 2024.
Berdasarkan perbandingan antar wilayah, Kota Binjai menempati urutan kedua tertinggi se-Provinsi Sumatera Utara untuk kategori pengeluaran sabun mandi tahun 2024. Hanya Kabupaten Karo yang mencatat nilai pengeluaran lebih tinggi dengan angka 95752 Rupiah. Sementara itu tiga wilayah di bawah Kota Binjai secara berturut-turut adalah Kabupaten Toba Samosir 81236 Rupiah, Kota Medan 81047 Rupiah dan Kabupaten Samosir 76387 Rupiah.
Kota Medan
(Baca: Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan Gorontalo Desember 2025: Naik Jadi Rp.495,58 Ribu per Kapita/Bulan)
Kota Medan sebagai wilayah ibukota provinsi mencatat total pengeluaran per kapita sebulan untuk seluruh kebutuhan mencapai 2180581 Rupiah pada tahun 2024, angka ini menempati urutan pertama tertinggi di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Meskipun demikian, untuk pengeluaran sabun mandi wilayah ini hanya berada di urutan keempat, dengan penurunan sebesar 6,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran bukan makanan di Kota Medan mencapai 1230852 Rupiah per kapita per bulan, atau sekitar 56 persen dari total seluruh pengeluaran rumah tangga.
Kabupaten Karo
Kabupaten Karo menjadi wilayah dengan pengeluaran sabun mandi tertinggi se Sumatera Utara pada tahun 2024 dengan nilai 95752 Rupiah per kapita per bulan, mengalami kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan tahun 2023. Wilayah ini juga menempati urutan pertama untuk pengeluaran kategori makanan dengan total 1129623 Rupiah per kapita setiap bulannya. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kabupaten Karo berada di urutan keempat se provinsi, dengan pertumbuhan sebesar 3,7 persen selama satu tahun terakhir.
Kabupaten Toba Samosir
Kabupaten Toba Samosir mencatat pengeluaran sabun mandi sebesar 81236 Rupiah pada tahun 2024, mengalami kenaikan sebesar 14,4 persen dari tahun sebelumnya dan menempati urutan ketiga se provinsi. Wilayah ini menempati urutan kedua untuk total pengeluaran seluruh kebutuhan per kapita dengan nilai 1809872 Rupiah per bulan. Pengeluaran bukan makanan di wilayah ini tumbuh sebesar 31,5 persen selama satu tahun, menjadi pertumbuhan tertinggi yang tercatat di seluruh wilayah Sumatera Utara pada periode yang sama.
Kota Tebing Tinggi
Kota Tebing Tinggi berada di urutan kelima untuk pengeluaran sabun mandi dengan nilai 72193 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, mengalami kenaikan sebesar 4,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati urutan kedua untuk total pengeluaran bukan makanan dengan nilai 903822 Rupiah per kapita setiap bulannya, dengan pertumbuhan mencapai 20,1 persen selama satu tahun terakhir. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kota Tebing Tinggi menempati urutan ketiga se Sumatera Utara.