Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada tahun 2024 mencapai 278152 Rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 16,4 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih penambahan sebesar 39158 Rupiah per orang setiap bulannya. Pencapaian tahun 2024 ini juga menjadi nilai pengeluaran tertinggi untuk kategori ini sepanjang periode data 2018 hingga 2024 di wilayah tersebut.
Sepanjang tujuh tahun periode data, terlihat pergerakan nilai pengeluaran yang mengalami penurunan besar pada tahun 2019 sebesar 20,6 persen dari tahun sebelumnya. Setelah penurunan tersebut, nilai pengeluaran bergerak naik sedikit pada tahun 2020, naik sedikit lagi pada tahun 2021, kemudian naik 9,5 persen pada tahun 2022, turun sedikit pada tahun 2023 sebelum akhirnya mengalami kenaikan terbesar pada tahun 2024. Rata-rata pengeluaran kategori ini dalam lima tahun terakhir berada di angka 245112 Rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kota Banjarmasin | 2024)
Nilai pengeluaran makanan dan minuman jadi ini menyumbang 19,1 persen dari total pengeluaran per kapita seluruh kategori masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada tahun 2024. Sementara itu, nilai ini juga setara dengan 35,9 persen dari total pengeluaran masyarakat untuk kategori makanan seluruhnya. Untuk kategori pengeluaran lainnya, masyarakat di wilayah ini mengeluarkan rata-rata 126602 Rupiah per bulan untuk rokok dan tembakau, 52267 Rupiah untuk sabun mandi, serta 46721 Rupiah untuk kebutuhan kecantikan.
Berdasarkan perbandingan antar wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan menempati urutan ke 9 dari 13 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Lima wilayah dengan nilai pengeluaran tertinggi di atas Kabupaten Hulu Sungai Selatan secara berturut-turut adalah Kota Banjarmasin, Kabupaten Tabalong, Kota Banjar Baru, Kabupaten Tapin dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Untuk tingkat nasional, wilayah ini menempati urutan ke 84 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan urutan ke 18 untuk seluruh wilayah di Pulau Kalimantan.
Dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, Kabupaten Balangan mencatatkan pertumbuhan pengeluaran makanan dan minuman jadi tertinggi pada tahun 2024 sebesar 32 persen. Kemudian diikuti oleh Kabupaten Banjar sebesar 20,5 persen, Kabupaten Hulu Sungai Utara sebesar 20,4 persen, Kabupaten Tabalong sebesar 19,6 persen dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada urutan kelima tertinggi. Tidak ada perubahan urutan rank 10 besar wilayah untuk kategori ini dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Untuk total pengeluaran per kapita seluruh kategori makanan dan bukan makanan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan mencatatkan nilai 1456539 Rupiah per orang per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 8,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan wilayah ini pada urutan ke 8 dari 13 kabupaten kota di Kalimantan Selatan. Sementara untuk kategori pengeluaran bukan makanan, wilayah ini mencatatkan nilai 682118 Rupiah dengan pertumbuhan 1,7 persen, dan menempati urutan ke 7 secara provinsi. Nilai total pengeluaran wilayah ini berada di atas Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Hulu Sungai Utara untuk periode tahun 2024.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kabupaten Jombang 2025: Kenaikan Jadi Rp1,27 Juta per Bulan)
Kota Banjarmasin
Kota Banjarmasin sebagai wilayah dengan pengeluaran makanan dan minuman jadi tertinggi di Kalimantan Selatan mencatatkan nilai 362177 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Wilayah ini juga menempati urutan ke 2 untuk total pengeluaran bukan makanan dengan nilai 1019451 Rupiah, mengalami kenaikan 6,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran seluruh kategori makanan dan bukan makanan, Kota Banjarmasin berada di urutan ke 3 provinsi dengan nilai 1889502 Rupiah per kapita per bulan, atau 29,5 persen lebih tinggi dibandingkan nilai yang dicapai Kabupaten Hulu Sungai Selatan pada periode yang sama.
Kabupaten Tabalong
Kabupaten Tabalong mencatatkan pengeluaran makanan dan minuman jadi sebesar 327892 Rupiah per kapita per bulan tahun 2024, dengan pertumbuhan 19,6 persen yang menjadikannya urutan kedua tertinggi di provinsi. Wilayah ini menempati urutan ke 4 untuk kategori pengeluaran bukan makanan dengan nilai 866484 Rupiah, mengalami kenaikan 17,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran seluruh kategori, Kabupaten Tabalong berada di urutan ke 4 provinsi dengan nilai 1777531 Rupiah per kapita per bulan, atau 22 persen lebih besar dibandingkan nilai total pengeluaran Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Kota Banjar Baru
Kota Banjar Baru merupakan wilayah dengan total pengeluaran per kapita tertinggi di seluruh Kalimantan Selatan untuk tahun 2024, dengan nilai total 1991655 Rupiah per orang per bulan. Meskipun mengalami penurunan sedikit sebesar 5,4 persen untuk kategori makanan dan minuman jadi pada tahun 2024, wilayah ini tetap menempati urutan ke 3 untuk kategori tersebut dengan nilai 325869 Rupiah per kapita per bulan. Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kota Banjar Baru menduduki peringkat pertama provinsi dengan nilai 1068804 Rupiah, meskipun mengalami penurunan 3,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.