Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Banyumas tahun 2024 mencapai 295674 per kapita/bulan, naik sedikit sebesar 2.7% dibandingkan tahun sebelumnya. Selisih pengeluaran dengan tahun 2023 adalah 7857 Rupiah, dengan nilai pengeluaran tahun 2023 sebesar 287817 per kapita/bulan. Tren historis dari tahun 2018 hingga 2024 menunjukkan fluktuasi yang signifikan: pengeluaran naik 21.8% pada 2019, turun 17.9% pada 2020, turun 5.9% pada 2021, turun 8.4% pada 2022, naik 42.1% pada 2023, dan naik sedikit 2.7% pada 2024.
Data pendukung menunjukkan pengeluaran masyarakat Kabupaten Banyumas untuk subkategori aneka barang dan jasa tahun 2024 terbesar di bagian makanan jadi sebesar 224480 per kapita/bulan, diikuti rokok dan tembakau sebesar 107416 Rupiah, sabun mandi sebesar 55676 Rupiah, perawatan sebesar 54564 Rupiah, dan kecantikan sebesar 33296 Rupiah. Nilai-nilai ini menunjukkan bahwa makanan jadi merupakan komponen terbesar dari pengeluaran aneka barang dan jasa masyarakat di wilayah ini.
Kabupaten Banyumas berada di peringkat 8 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Tengah untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Lima kabupaten/kota dengan pengeluaran tertinggi di provinsi adalah Kota Salatiga (peringkat 1, 487824 per kapita/bulan, pertumbuhan 16.7%), Kota Magelang (peringkat 2, 465439 Rupiah, pertumbuhan 23%), Kota Semarang (peringkat 3, 440252 Rupiah, pertumbuhan 13%), Kota Surakarta (peringkat 4, 370546 Rupiah, turun 13.4%), dan Kota Tegal (peringkat 5, 347861 Rupiah, turun 15%).
Rata-rata pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Banyumas selama lima tahun terakhir (2019-2023) adalah sekitar 242630 per kapita/bulan. Tahun 2024, nilai pengeluaran menjadi 295674 Rupiah, yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata lima tahun tersebut. Pengeluaran tertinggi sebelum tahun 2024 terjadi di tahun 2023, sedangkan pengeluaran terendah terjadi di tahun 2022 sebesar 202616 per kapita/bulan.
Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan Bukan Makanan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Banyumas tahun 2024 mencapai 657166 Rupiah, naik sebesar 38.2% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 475613 Rupiah. Wilayah ini berada di peringkat 12 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Tengah. Dibandingkan dengan wilayah teratas, Kota Semarang berada di peringkat 1 dengan nilai 1322997 Rupiah (pertumbuhan 12.6%), sedangkan Kota Salatiga berada di peringkat 2 dengan nilai 1315195 Rupiah (turun 14.4%). Nilai pengeluaran bukan makanan di Kabupaten Banyumas juga lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Wonosobo yang berada di peringkat terakhir (35) dengan nilai 444549 Rupiah (turun 1.7%).
Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan Makanan dan Bukan Makanan
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Banyumas tahun 2024 sebesar 1348042 Rupiah, turun sedikit sebesar 3.6% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1398709 Rupiah. Wilayah ini berada di peringkat 10 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Tengah. Kota Semarang tetap menjadi wilayah dengan pengeluaran tertinggi di provinsi, dengan nilai 2237782 Rupiah (pertumbuhan 14.3%), sedangkan Kabupaten Wonosobo berada di peringkat terakhir dengan nilai 980037 Rupiah (turun 14.9%). Pengeluaran di Kabupaten Banyumas lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Banjarnegara (peringkat 34, 993909 Rupiah, turun 16.4%) dan Kabupaten Purbalingga (peringkat 33, 1011393 Rupiah, turun 10.8%).
Rata-Rata Pengeluaran Per Kapita Sebulan Untuk Makanan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Banyumas tahun 2024 mencapai 690877 Rupiah, naik sebesar 24.7% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 553908 Rupiah. Wilayah ini berada di peringkat 12 di antara kabupaten/kota seprovinsi Jawa Tengah. Kota Semarang berada di peringkat 1 dengan nilai 914785 Rupiah (pertumbuhan 14.7%), sedangkan Kabupaten Wonosobo berada di peringkat terakhir dengan nilai 535488 Rupiah (naik sedikit 0.1%). Nilai pengeluaran makanan di Kabupaten Banyumas juga lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Magelang (peringkat 33, 541315 Rupiah, pertumbuhan 14.3%) dan Kabupaten Banjarnegara (peringkat 34, 540411 Rupiah, pertumbuhan 10.5%).