Pengeluaran Penduduk Kabupaten Lampung Barat untuk Membeli Mie Instan Rp189 per Kapita per Minggu
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran masyarakat untuk membeli mie instan di Kabupaten Lampung Barat pada 2025 sebesar Rp189 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp470 per kapita per minggu.
(Baca: 15,11% Penduduk di Kabupaten Buru Masuk Kategori Miskin)
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok makanan dan minuman jadi di Kabupaten Lampung Barat dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk kopi susu Rp5.246 per kapita per minggu, mie rebus Rp4.700 per kapita per minggu, tempe Rp3.236 per kapita per minggu, nasi campur/rames Rp3.202 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk minuman keras Rpempat per kapita per minggu
Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.
(Baca: Cuaca Kota Balikpapan Hari Ini, 04 September 2026: Cerah dengan Suhu 27-30 °C)
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 5,45%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 5,45%.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli mie instan tertinggi adalah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan terendah di Kabupaten Lanny Jaya. Sedangkan untuk Kabupaten Lampung Barat ini, nominal pengeluaran untuk membeli mie instan berada di urutan 425. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli mie instan adalah Rp254 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli mie instan:
- Kabupaten Hulu Sungai Tengah Rp1.994,0
- Kabupaten Tabalong Rp1.942,0
- Kabupaten Lebak Rp1.872,0
- Kabupaten Murung Raya Rp1.599,0
- Kabupaten Hulu Sungai Selatan Rp1.497,0
- Kabupaten Gayo Lues Rp1.423,0
- Kabupaten Balangan Rp1.405,0
- Kabupaten Karimun Rp1.384,0
- Kota Banda Aceh Rp1.313,0
- Kabupaten Nagan Raya Rp1.307,0
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.686 | -0.20 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |