Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada kuartal terakhir Desember 2025, jumlah penduduk perempuan usia 15 tahun ke atas di Provinsi Jawa Barat mencapai 19.811.959,61 jiwa. Sepanjang 16 periode kuartal pengamatan sejak Agustus 2015, angka ini menunjukkan tren kenaikan konsisten dengan total peningkatan sebesar 17,31 persen. Pada kuartal Desember 2025 tercatat pertumbuhan sebesar 3,45 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, merupakan angka pertumbuhan tertinggi sepanjang sejarah data yang dicatat.
(Baca: Statistik Nilai PDRB ADHB Konstruksi Periode 2013-2026)
Sepanjang periode pengamatan, hanya terjadi satu kali penurunan angka yakni pada kuartal Agustus 2023 dengan penurunan sebesar 1,26 persen. Rata-rata pertumbuhan 3 kuartal terakhir berada di angka 1,17 persen, sedangkan rata-rata pertumbuhan 5 kuartal terakhir mencapai 1,32 persen. Angka pertumbuhan kuartal Desember 2025 berada jauh di atas kedua rata-rata tersebut, menunjukkan akselerasi pertumbuhan penduduk perempuan usia kerja di provinsi ini.
Jawa Barat secara konsisten menempati peringkat pertama jumlah penduduk perempuan usia 15 tahun ke atas di seluruh wilayah Pulau Jawa, juga peringkat pertama secara nasional sepanjang seluruh periode data. Pada kuartal terakhir 2025, angka penduduk Jawa Barat terpaut 3,19 juta jiwa di atas Jawa Timur yang menempati peringkat kedua Pulau Jawa, serta 5,62 juta jiwa di atas Jawa Tengah pada peringkat ketiga.
Jawa Barat
Menempati urutan pertama secara nasional dan pulau Jawa, Jawa Barat mencatat nilai 19.811.959,61 jiwa pada kuartal akhir 2025 dengan pertumbuhan positif 3,45 persen dibanding periode sebelumnya. Wilayah ini mencatat penambahan penduduk perempuan usia kerja sebesar 660.132 jiwa dalam satu kuartal, angka penambahan tertinggi dibanding seluruh provinsi lain pada periode yang sama. Tidak ada periode dimana provinsi ini turun dari peringkat teratas sejak data pertama dicatat pada tahun 2015.
Jawa Timur
Berada di peringkat kedua nasional dan kedua Pulau Jawa, Jawa Timur tercatat memiliki 16.620.849,29 jiwa penduduk perempuan usia 15 tahun keatas pada akhir 2025. Wilayah ini mencatat penurunan sedikit sebesar 0,79 persen atau berkurang 131.959 jiwa dibanding kuartal sebelumnya. Jarak nilai penduduk antara Jawa Timur dengan peringkat pertama Jawa Barat terus melebar pada kuartal terakhir ini, setelah sebelumnya selama 3 tahun terpaut stabil di sekitar 2,5 juta jiwa.
(Baca: 0,2% Penduduk di Nusa Tenggara Barat Beragama Katolik)
Jawa Tengah
Peringkat ketiga nasional dan ketiga Pulau Jawa diduduki Jawa Tengah dengan nilai 14.191.326,91 jiwa pada kuartal Desember 2025. Provinsi ini mengalami penurunan terbesar di antara lima provinsi teratas nasional, yakni sebesar 4,5 persen dengan pengurangan total 668.791 jiwa dalam satu periode kuartal. Angka penurunan ini menjadi yang terendah yang pernah dicatat provinsi ini sepanjang data pengamatan yang tersedia.
Sumatera Utara
Sumatera Utara menempati peringkat keempat secara nasional dan peringkat pertama di Pulau Sumatera, dengan catatan nilai 5.749.816,67 jiwa pada akhir tahun 2025. Wilayah ini mencatat pertumbuhan sangat sedikit sebesar 0,04 persen atau hanya bertambah 2.143 jiwa dibanding periode kuartal sebelumnya. Nilai penduduk provinsi ini terpaut hampir 8,4 juta jiwa dari Jawa Tengah yang berada di peringkat ketiga nasional.
Banten
Banten berada di peringkat kelima nasional dan keempat di wilayah Pulau Jawa, dengan jumlah penduduk perempuan usia 15 tahun keatas mencapai 5.137.062,08 jiwa pada kuartal Desember 2025. Provinsi ini mencatat pertumbuhan tertinggi secara nasional pada periode tersebut yakni sebesar 11,1 persen dengan penambahan total 513.130 jiwa dalam satu kuartal. Meskipun demikian, Banten masih terpaut lebih dari 14,6 juta jiwa dari Jawa Barat sebagai pemeringkat teratas nasional.