Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pekerja di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada tahun 2024 sebanyak 173.872 Pekerja. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 5,14% dibandingkan tahun sebelumnya. Data historis menunjukkan fluktuasi jumlah pekerja dalam beberapa tahun terakhir.
Pada tahun 2020, terjadi penurunan signifikan sebesar 16,94%. Namun, setelahnya terjadi pemulihan dan pertumbuhan yang cukup baik. Rata-rata pertumbuhan jumlah pekerja dalam lima tahun terakhir (2020-2024) adalah sekitar 1,5%. Sementara rata-rata pertumbuhan dalam tiga tahun terakhir (2022-2024) adalah 7.09%. Peningkatan di tahun 2024 menunjukkan kondisi yang lebih baik dibandingkan rata-rata 5 tahun terakhir.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Pelalawan Periode 2004 - 2024)
Secara ranking di Pulau Sulawesi, Kabupaten Luwu Utara berada di peringkat 18 pada tahun 2024. Peringkat ini meningkat dibandingkan tahun 2021 yang berada di peringkat 26. Secara nasional, Kabupaten Luwu Utara berada di peringkat 230 pada tahun 2024, juga meningkat dibandingkan tahun 2021 di peringkat 265. Kenaikan tertinggi dalam data historis terjadi pada tahun 2019 dengan pertumbuhan 11,79% dan penurunan terendah terjadi pada tahun 2020 dengan penurunan sebesar 16,94%.
Tahun 2020 menjadi anomali dibandingkan tahun-tahun lainnya. Pada tahun tersebut terjadi penurunan jumlah pekerja yang cukup besar. Namun, dalam beberapa tahun setelahnya, terjadi pemulihan dan pertumbuhan yang cukup stabil. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi global atau nasional, perubahan kebijakan pemerintah, atau faktor demografi.
Dibandingkan kabupaten/kota lain di Pulau Sulawesi, pertumbuhan jumlah pekerja di Kabupaten Luwu Utara pada tahun 2024 (5,14%) cukup baik. Kabupaten/kota lain di pulau Sulawesi mencatatkan persentase lebih rendah.
Kabupaten Sikka
Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara dan Bali, menempati peringkat 18 di pulau tersebut dengan nilai 175.894 Pekerja. Kabupaten ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 1.79%. Walaupun pertumbuhan positif, posisi ini masih di bawah rata-rata pertumbuhan beberapa kabupaten lain. Dengan nilai tersebut, kabupaten ini menduduki peringkat 227 secara nasional.
(Baca: Jumlah Subscriber Youtuber dengan Pertumbuhan Tertinggi 03 Jan 2026)
Kabupaten Tebo
Kabupaten Tebo, Sumatera, dengan nilai 175.644 Pekerja, menduduki peringkat 67 di pulau Sumatera. Kabupaten ini mengalami penurunan pertumbuhan turun 0.88%. Dibandingkan kabupaten lain di Sumatera, Kabupaten Tebo memiliki nilai cukup baik. Namun, dengan pertumbuhan negatif, Kabupaten Tebo menempati peringkat 228 secara nasional.
Kabupaten Barito Kuala
Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan, menduduki peringkat 17 di pulau Kalimantan dengan nilai 175.196 Pekerja. Pertumbuhan mencapai 3.96%. Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan dibandingkan beberapa kabupaten lain di Kalimantan. Dengan hasil tersebut, Kabupaten Barito Kuala menempati peringkat 229 secara nasional.
Kabupaten Manggarai Timur
Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara dan Bali, dengan nilai 172.934 Pekerja menempati peringkat 19 di pulau tersebut. Pertumbuhan mencapai 7.26%, menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pertumbuhan positif tersebut mengantarkan kabupaten ini berada di posisi 231 secara nasional.
Kota Cirebon
Kota Cirebon, Jawa, dengan nilai 171.167 Pekerja, menduduki peringkat 107 di pulau Jawa. Pertumbuhan tercatat sebesar 2.47%. Peringkat di pulau Jawa ini menunjukkan persaingan yang ketat. Pertumbuhan yang positif membuat kota ini berada di peringkat 232 secara nasional.
Kabupaten Bangli
Kabupaten Bangli, Nusa Tenggara dan Bali, menduduki peringkat 20 di pulau tersebut dengan nilai 170.275 Pekerja. Kabupaten ini mengalami penurunan pertumbuhan turun 0.48%. Meskipun demikian, nilai kabupaten ini mengantarkannya berada di peringkat 233 secara nasional.