Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data PDRB ADHK Pengeluaran Konsumsi Pemerintah Kabupaten Garut Jawa Barat sampai dengan akhir tahun 2025. Sepanjang 16 periode pencatatan sejak 2010, nilai konsumsi pemerintah daerah ini tercatat mencapai 2.833.790 Rp Juta pada tahun 2025, menjadi nilai tertinggi sepanjang sejarah pencatatan. Secara tren keseluruhan data menunjukkan pergerakan naik, dengan total peningkatan 44,45% sejak tahun 2010 atau rata-rata tumbuh 2,48% setiap tahunnya.
(Baca: 100% Penduduk di Kabupaten Tasikmalaya Beragama Islam)
Tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan konsumsi pemerintah sebesar 4,18%. Angka ini lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir yang mencapai 2,92%, juga lebih baik dibanding rata-rata 5 tahun terakhir yang hanya tercatat 2,16%. Kenaikan tertinggi sepanjang periode terjadi pada tahun 2015 dengan pertumbuhan 7,94%, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada tahun 2020 turun 0,92%. Seluruh periode tercatat 11 kali mengalami kenaikan dan 4 kali penurunan, tidak ada periode yang stagnan.
Pada posisi ranking per tahun 2025, Kabupaten Garut berada di urutan 24 dari seluruh kabupaten/kota di Pulau Jawa, serta menempati urutan 44 secara nasional. Posisi ini turun satu peringkat di tingkat pulau dibanding tahun sebelumnya, namun naik 3 peringkat di tingkat nasional dibandingkan posisi tahun 2024. Nilai tahun 2025 juga tercatat berada di atas nilai rata-rata seluruh periode pencatatan untuk indikator ini.
Kota Bekasi
Kota Bekasi menempati urutan 22 di tingkat Pulau Jawa dan 41 nasional untuk indikator yang sama pada tahun 2025, dengan nilai konsumsi pemerintah tercatat 3.098.620 Rp Juta. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 4,49% pada tahun terakhir, dengan selisih kenaikan nilai sebesar 133.070 Rp Juta dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai konsumsi pemerintah Kota Bekasi tercatat lebih tinggi 9,34% dibanding nilai Kabupaten Garut, dengan pertumbuhan tahunan sedikit lebih tinggi dibanding catatan Kabupaten Garut pada periode yang sama.
Kota Kupang
Kota Kupang berada di luar Pulau Jawa, tepatnya di wilayah Nusa Tenggara dan Bali, menempati urutan 3 di wilayahnya dan 42 secara nasional. Nilai konsumsi pemerintah daerah ini tercatat 2.946.640 Rp Juta pada tahun 2025, dengan pertumbuhan tahunan 3,83%. Pertumbuhan wilayah ini sedikit lebih rendah dibanding catatan Kabupaten Garut tahun 2025, namun posisi ranking nasional Kota Kupang masih lebih tinggi dua peringkat dibanding posisi Kabupaten Garut.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro | 2004 - 2025)
Kabupaten Malang
Kabupaten Malang yang juga berada di Pulau Jawa menempati urutan 23 tingkat pulau dan 43 secara nasional pada tahun 2025. Nilai konsumsi pemerintah wilayah ini tercatat 2.878.270 Rp Juta, mengalami pertumbuhan 1,95% pada tahun terakhir. Angka pertumbuhan ini jauh lebih rendah dibanding pertumbuhan Kabupaten Garut pada periode sama, dengan selisih nilai hanya sekitar 44.480 Rp Juta saja dibanding nilai konsumsi Kabupaten Garut tahun 2025.
Kota Pontianak
Kota Pontianak berada di wilayah Pulau Kalimantan, menempati urutan 4 di wilayahnya dan 45 secara nasional untuk indikator konsumsi pemerintah tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan nilai 2.832.880 Rp Juta atau hampir setara dengan nilai Kabupaten Garut, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 5,26%. Angka pertumbuhan ini menjadi yang tertinggi diantara seluruh wilayah yang dibandingkan, bahkan lebih dari satu persen lebih tinggi dibanding pertumbuhan Kabupaten Garut tahun 2025.
Kota Balikpapan
Kota Balikpapan juga berasal dari wilayah Pulau Kalimantan, menempati urutan 5 di wilayahnya dan 46 secara nasional pada tahun 2025. Wilayah ini merupakan satu-satunya daerah yang mencatatkan pertumbuhan negatif pada tahun terakhir, yaitu turun 1,67% dengan penurunan nilai 46.710 Rp Juta dibanding tahun sebelumnya. Nilai konsumsi pemerintah Kota Balikpapan tercatat 2.742.950 Rp Juta, lebih rendah sekitar 90.840 Rp Juta dibanding nilai Kabupaten Garut.
Kota Tanggerang
Kota Tanggerang yang berada di Pulau Jawa menempati urutan 25 tingkat pulau dan 47 secara nasional pada tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan nilai konsumsi pemerintah 2.674.690 Rp Juta, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 4,84%. Meskipun pertumbuhan tahunan lebih tinggi dibanding Kabupaten Garut, nilai total konsumsi pemerintah Kota Tanggerang masih tercatat lebih rendah sekitar 159.100 Rp Juta dibanding catatan Kabupaten Garut pada tahun yang sama.