Survei Serologi: Warga Jakarta Pusat Paling Banyak Terinfeksi Covid-19 di Ibu Kota
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Hasil survei serologi yang dilakukan Dinas Kesehatan DKI Jakarta menunjukkan, 53,7% warga di Jakarta Pusat telah terinfeksi virus corona Covid-19. Jumlah itu menjadi yang terbesar dibandingkan kota/kabupaten lainnya di Jakarta.
Jakarta Barat menempati posisi kedua lantaran ada 45,44% warganya yang terinfeksi corona. Di Jakarta, utara, ada 44,5% warga yang telah terpapar corona.
Kemudian, 44,4% warga Jakarta Selatan telah terinfeksi corona. Sebanyak 40,9% warga Jakarta Timur juga telah terinfeksi virus tersebut. Sedangkan, jumlahnya mencapai 39,3% di Kepulauan Seribu.
Secara total, warga Jakarta yang pernah terinfeksi corona mencapai 44,5%. Dilihat dari jenis kelaminnya, perempuan paling banyak yang terinfeksi corona, yakni 47,9%. Sedangkan, hanya 41,1% laki-laki yang telah terpapar corona.
Lebih lanjut, sebanyak 62,9% warga Jakarta yang pernah terinfeksi corona tidak bergejala. Ada 86,1% warga Ibu Kota yang tidak terdeteksi ketika terinfeksi corona.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan survei bertajuk "Prevalensi Antibodi Positif SARC CoV-2 di DKI Jakarta" bersama Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Lembaga Eijkman, dan CDC Indonesia. Survei tersebut dilakukan terhadap 4.919 sampel pada 15-31 Maret 2021.
Survei tersebut dilakukan dengan mengukur respons imun terhadap suatu antigen dari sediaan darah seseorang. Teknik deteksi antibodi corona yang digunakan adalah tes tetracore-luminex. Seluruh indikator mempunyai relative standard error sebesar 2,3-6,9%, kecuali prevalensi kelompok umur 1-4 tahun (10,8%).
(Baca: Survei: 44,5% Warga Jakarta Pernah Terinfeksi Covid-19)