Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 4,81 juta kasus pada Selasa, 26 Juli 2022. Islandia mencatatkan penambahan kasus Omicron tertinggi di dengan pertumbuhan mingguan mencapai 9.880 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 499 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 3,31 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Afrika Seminggu 126 Jiwa, Tertinggi di Zambia)
Menyusul Taiwan dengan pertumbuhan kasus Omicron secara mingguan mencapai 91,67 persen. Jumlah penambahan kasus Omicron di negara ini dilaporkan 184 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah penambahan kasus Omicron terlihat naik 15 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 160 jiwa.
Berikutnya, penambahan kasus Omicron di Venezuela naik 48,39 persen menjadi 92 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di Belarus naik 33,33 persen menjadi 120 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan penambahan kasus Omicron di Pakistan naik 31,35 persen menjadi 1.169 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Afrika Seminggu 122 Jiwa, Tertinggi di Zimbabwe)
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 16.424 kasus atau turun 0,01 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.