Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah Koperasi Unit Desa (KUD) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada akhir tahun 2025 berjumlah 14 unit koperasi. Data historis sejak 2014 menunjukkan tren jumlah KUD di wilayah ini secara keseluruhan turun, dengan perubahan total turun 17,65% selama 11 tahun periode pengamatan. Sepanjang periode tercatat 4 kali penurunan jumlah KUD dan hanya 2 kali kenaikan, tanpa ada periode stagnan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Tengah 2025)
Pada tahun 2025 terjadi penurunan sebesar 22,22% dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini berada di bawah rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir yang mencatatkan rata-rata kenaikan 13,70% per tahun, dan juga lebih buruk dibanding rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir sebesar 5,56%. Kenaikan tertinggi jumlah KUD terjadi pada tahun 2024 dengan pertumbuhan 80%, sedangkan penurunan terendah tercatat pada tahun 2020 dengan kontraksi 33,33%.
Pada tahun 2025, Kabupaten Blora menempati peringkat 65 dari seluruh kabupaten/kota di Pulau Jawa, serta peringkat 169 secara nasional. Peringkat ini turun 19 posisi dibandingkan tahun 2024 yang sempat berada di peringkat 46 tingkat pulau, dan turun 73 posisi dari peringkat nasional tahun sebelumnya. Nilai jumlah KUD tahun 2025 juga tercatat berada di bawah rata-rata periode seluruh data yang mencapai 14,86 unit.
Kabupaten Majalengka
Kabupaten Majalengka mencatatkan jumlah KUD yang sama persis dengan Kabupaten Blora yaitu 14 unit pada tahun tercatat, dengan pertumbuhan 0% atau tidak ada perubahan jumlah dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat 65 di tingkat Pulau Jawa, sama persis dengan posisi Kabupaten Blora. Berbeda dengan Blora yang mengalami penurunan, Kabupaten Majalengka tidak mencatatkan penambahan maupun pengurangan unit KUD pada periode laporan terakhir, dengan selisih nilai 0 terhadap tahun sebelumnya.
Kabupaten Temanggung
(Baca: Inflasi Tahunan Kota Ternate September 2026 4,38%, Transportasi Jadi Pendorong)
Kabupaten Temanggung juga mencatatkan jumlah KUD sebesar 14 unit pada periode laporan, dengan pertumbuhan positif sebesar 7,69% dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat 65 di tingkat Pulau Jawa, sama dengan dua kabupaten sebelumnya namun memiliki kinerja pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan Kabupaten Blora dan Majalengka. Terjadi penambahan 1 unit KUD di wilayah ini pada periode terakhir, menjadi satu-satunya kabupaten di Pulau Jawa kelompok nilai 14 unit yang mencatatkan pertumbuhan positif.
Kabupaten Gayo Lues
Berada di luar Pulau Jawa, Kabupaten Gayo Lues Sumatera juga memiliki jumlah KUD 14 unit pada periode terakhir, namun mencatatkan pertumbuhan sangat tinggi sebesar 133,33% dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat 54 tingkat pulau Sumatera, dengan penambahan 8 unit KUD dalam satu tahun periode. Kinerja pertumbuhan ini jauh melampaui seluruh kabupaten di Pulau Jawa dengan jumlah KUD yang sama pada tahun laporan.
Kabupaten Malinau
Kabupaten Malinau Kalimantan mencatatkan pertumbuhan jumlah KUD sebesar 250% pada periode terakhir, dengan nilai akhir 14 unit KUD. Terjadi penambahan 10 unit KUD di wilayah ini selama satu tahun, menjadikannya wilayah dengan pertumbuhan tertinggi kedua dari seluruh daftar perbandingan. Wilayah ini menempati peringkat 26 tingkat Pulau Kalimantan, jauh lebih baik dibandingkan posisi kabupaten di Pulau Jawa dengan jumlah KUD yang sama.
Kota Palangkaraya
Kota Palangkaraya mencatatkan pertumbuhan jumlah KUD tertinggi sebesar 366,67% pada periode terakhir, dengan nilai akhir 14 unit KUD. Terjadi penambahan 11 unit KUD di wilayah ibu kota Kalimantan Tengah ini dalam satu periode tahun. Wilayah ini menempati peringkat 26 tingkat Pulau Kalimantan, dan menjadi wilayah dengan kinerja pertumbuhan terbaik dari seluruh wilayah yang memiliki jumlah KUD 14 unit secara nasional.