Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi PMA Sulawesi Tenggara pada tahun 2025 mencapai 1.391.801 ribu US Dollar. Pada tahun ini, investasi mengalami pertumbuhan sebesar 277,1% dibandingkan tahun 2024, dengan penambahan nilai sebesar 1.022.717 ribu US Dollar. Sepanjang periode pencatatan sejak 1990, tren realisasi investasi daerah ini menunjukkan tren naik secara keseluruhan, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 33,58%.
(Baca: Nilai Investasi PMD Sektor Industri Lainnya Periode 2013-2023)
Rata-rata pertumbuhan investasi 3 tahun terakhir mencapai 70,16%, angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang hanya sebesar 38,44%. Selama 26 tahun periode data, pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2006 dengan lonjakan 1500%, sementara penurunan terendah tercatat pada tahun 2004 ketika nilai investasi hanya tersisa 25 ribu US Dollar atau turun 97,39% dari tahun sebelumnya.
Pada tahun 2025, Sulawesi Tenggara menempati peringkat 2 dari seluruh provinsi di Pulau Sulawesi, dan menduduki peringkat 13 secara nasional. Peringkat nasional ini kembali ke posisi yang sama seperti yang dicapai pada tahun 2018, setelah sebelumnya sempat turun ke peringkat 22 pada tahun 2024. Nilai realisasi tahun 2025 juga tercatat berada di atas rata-rata nilai investasi selama seluruh periode pencatatan.
Sepanjang riwayat data, realisasi investasi PMA Sulawesi Tenggara tercatat fluktuatif, yaitu 16 periode mengalami kenaikan dan 9 periode mengalami penurunan tanpa ada periode stagnan. Nilai tertinggi sepanjang sejarah dicapai pada tahun 2021 sebesar 1.616.454,6 ribu US Dollar. Lonjakan pada tahun 2025 menjadi pemulihan terbesar setelah 3 tahun berturut-turut mengalami penurunan sejak puncak tahun 2021.
Sumatera Utara
Sumatera Utara menempati urutan peringkat 10 secara nasional dan peringkat 2 di wilayah Pulau Sumatera untuk realisasi investasi PMA tahun 2025. Daerah ini mencatatkan nilai realisasi sebesar 1.848.392 ribu US Dollar, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 7,36%. Nilai investasi Sumatera Utara masih berada di atas nilai realisasi Sulawesi Tenggara, meskipun tingkat pertumbuhan tahunannya jauh lebih rendah dibandingkan lonjakan yang terjadi di Sulawesi Tenggara pada periode yang sama.
Papua Tengah
Papua Tengah menduduki peringkat 11 nasional dan peringkat teratas di seluruh wilayah Pulau Papua untuk realisasi investasi PMA tahun 2025. Nilai investasi yang dicapai daerah ini mencapai 1.754.320 ribu US Dollar, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 17,2%. Pertumbuhan positif ini menjadikan Papua Tengah sebagai salah satu wilayah dengan pertumbuhan investasi stabil di bagian timur Indonesia, dengan peringkat nasional satu tingkat di atas Sulawesi Tenggara.
(Baca: Harga Beras di 10 Provinsi Ini Paling Mahal (Jumat, 5 Juni 2026))
Bali
Bali tercatat berada di peringkat 12 secara nasional dan peringkat teratas wilayah Nusa Tenggara dan Bali untuk realisasi investasi PMA tahun 2025. Nilai realisasi investasi di wilayah ini mencapai 1.600.282 ribu US Dollar, namun mengalami sedikit penurunan sebesar 0,83% dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun nilai absolutnya masih lebih tinggi dari Sulawesi Tenggara, tren pertumbuhan di Bali menunjukkan arah yang berlawanan pada tahun ini.
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur menempati posisi peringkat 14 nasional dan peringkat 2 di wilayah Pulau Kalimantan untuk realisasi investasi PMA tahun 2025. Daerah ini mencatatkan nilai realisasi sebesar 1.053.806 ribu US Dollar, dengan penurunan sebesar 25,64% dibandingkan periode tahun sebelumnya. Peringkat nasional Kalimantan Timur kini berada satu tingkat di bawah Sulawesi Tenggara, setelah sebelumnya selama beberapa tahun selalu berada di atas peringkat Sulawesi Tenggara.
Kalimantan Utara
Kalimantan Utara menduduki peringkat 15 secara nasional dan peringkat 3 di wilayah Pulau Kalimantan untuk realisasi investasi PMA tahun 2025. Nilai investasi yang berhasil dicapai daerah ini mencapai 991.856 ribu US Dollar, dengan penurunan sebesar 26,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai realisasi Kalimantan Utara ini berada di bawah nilai investasi Sulawesi Tenggara yang dicatat pada periode tahun 2025.
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan tercatat di peringkat 16 nasional dan peringkat 3 di wilayah Pulau Sumatera untuk realisasi investasi PMA tahun 2025. Daerah ini mengalami penurunan investasi paling dalam di antara seluruh wilayah yang dibandingkan, yaitu sebesar 57,64% dengan nilai realisasi akhir hanya 967.145 ribu US Dollar. Peringkat ini berada tiga tingkat di bawah posisi Sulawesi Tenggara pada daftar peringkat nasional tahun 2025.